Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia berencana untuk mereaktivasi dan membangun 600 km jalur kereta api pada tahun 2026, sehingga total panjang jalur kereta operasional mencapai 12.100 km. Inisiatif ini, yang didukung oleh Presiden Prabowo Subianto, bertujuan meningkatkan konektivitas antarwilayah dan memperbaiki logistik melalui pengembangan kereta penumpang dan barang.
Pemerintah Indonesia, yang dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), telah mengumumkan rencana untuk mereaktivasi dan membangun 600 km jalur kereta api pada tahun 2026. Proyek ambisius ini merupakan bagian dari inisiatif yang lebih luas untuk meningkatkan total panjang jalur kereta operasional menjadi 12.100 km dari saat ini yang hanya 7.000 km. Keputusan ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah melalui infrastruktur transportasi yang lebih baik.
Ekspansi jalur kereta api ini akan memprioritaskan baik transportasi penumpang maupun pengembangan logistik barang. Menteri AHY menekankan bahwa ketersediaan infrastruktur kereta api sangat penting untuk mengurangi biaya logistik, karena menyediakan moda transportasi yang efisien untuk barang. Pemerintah menyadari pentingnya jaringan kereta api yang kuat dalam mendukung pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan efisiensi sektor transportasi secara keseluruhan.
Proyek pembangunan jalur kereta api ini diharapkan memiliki dampak signifikan terhadap infrastruktur transportasi Indonesia. Dengan meningkatkan jaringan kereta api, pemerintah bertujuan tidak hanya untuk meningkatkan mobilitas penumpang tetapi juga untuk mempromosikan penggunaan kereta api untuk transportasi barang, sehingga mengurangi ketergantungan negara pada transportasi jalan raya dan menurunkan biaya logistik. Inisiatif ini merupakan bagian dari strategi yang lebih besar untuk menciptakan sistem transportasi yang lebih terintegrasi dan efisien di seluruh Indonesia.
Railway Infrastructure Expansion
Transportation Development Initiative