Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia mempertimbangkan relaksasi utang untuk UMKM (Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah) yang terdampak banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Relaksasi ini berpotensi mencakup penghapusan utang bagi peminjam Kredit Usaha Rakyat (KUR), namun akan tunduk pada kriteria tertentu. Menteri UMKM Helvi Yuni Moraza menekankan bahwa prosesnya tidak akan otomatis dan memerlukan evaluasi yang cermat.
Pemerintah Indonesia sedang mempertimbangkan untuk memberikan relaksasi utang kepada UMKM yang terdampak bencana alam di Sumatera, khususnya di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Langkah relaksasi ini berpotensi mencakup penghapusan utang bagi peminjam program Kredit Usaha Rakyat (KUR).
Wakil Menteri Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Helvi Yuni Moraza menyatakan bahwa proses relaksasi utang tidak akan dilakukan secara langsung dan akan tunduk pada kriteria tertentu. 'Bencana itu dampaknya panjang. Saya kemarin balik dari (daerah) bencana. Tidak mungkin itu langsung begitu saja terdampak kemudian langsung hapus, enggak. Itu ada kriterianya,' jelas Helvi dalam acara di Gedung Smesco, Jakarta Selatan.
Pertimbangan pemerintah untuk memberikan relaksasi utang merupakan respons terhadap dampak signifikan bencana alam terhadap UMKM di wilayah terdampak. Banyak bisnis yang kemungkinan mengalami kerugian besar, dan penghapusan utang dapat memberikan dukungan penting bagi pemulihan mereka. Program KUR, sebagai sumber pembiayaan utama bagi banyak UMKM, menjadi pusat dalam diskusi ini.
Potential Debt Forgiveness for KUR Borrowers
UMKM Support Measures Post-Disaster