Indonesia to Cut Nickel and Coal Production to Boost Prices in 2026
Back
Back
7
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 29
Sources2 verified

Indonesia Akan Memangkas Produksi Nikel dan Batu Bara untuk Meningkatkan Harga di 2026

Tim Editorial AnalisaHub·29 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Pemerintah Indonesia berencana untuk memangkas produksi nikel dan batu bara pada tahun 2026 melalui Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) untuk menstabilkan harga global. Langkah ini bertujuan untuk mengatasi surplus pasokan dan penurunan harga saat ini pada kedua komoditas tersebut. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menyatakan bahwa langkah ini akan membantu menjaga keseimbangan antara pasokan dan permintaan, memastikan harga yang lebih baik bagi produsen dan meningkatkan pendapatan negara 2

.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Indonesia Akan Menerapkan Pemangkasan Produksi Nikel dan Batu Bara di 2026

Langkah Strategis untuk Menstabilkan Harga Komoditas

Pemerintah Indonesia telah mengumumkan rencana untuk mengurangi produksi nikel dan batu bara pada tahun 2026 melalui implementasi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB). Langkah strategis ini bertujuan untuk mengatasi surplus saat ini di pasar global dan penurunan harga selanjutnya pada komoditas penting ini 2

.

Mengatasi Surplus Pasokan Global

Menurut Meidy Katrin Lengkey, Sekretaris Jenderal Asosiasi Penambang Nikel Indonesia (APNI), surplus nikel global diperkirakan akan terus berlanjut hingga 2026. Surplus saat ini sebesar 209 metrik ton diproyeksikan meningkat menjadi 261 metrik ton pada 2026, dengan Indonesia menyumbang sekitar 65% dari surplus ini karena posisinya yang dominan dalam produksi nikel global 1

.

Rasional dan Implementasi Pemerintah

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa pemangkasan produksi diperlukan untuk mencegah penurunan harga lebih lanjut. Kontribusi signifikan Indonesia terhadap pasokan batu bara dan nikel global - menyumbang hampir 50% dari perdagangan batu bara global - telah menjadi faktor utama dalam dinamika pasar saat ini. Pemerintah berencana menggunakan mekanisme RKAB untuk mengontrol tingkat produksi dan memastikan harga pasar yang lebih baik untuk kedua komoditas 2

.

Implikasi Ekonomi

Pemangkasan produksi diharapkan memiliki beberapa implikasi ekonomi:

  1. Stabilisasi harga: Pengurangan pasokan harus membantu mencapai harga global yang lebih baik
  2. Perlindungan pendapatan: Baik pendapatan negara maupun profitabilitas produsen harus meningkat
  3. Keseimbangan pasar: Langkah ini bertujuan untuk mengembalikan keseimbangan antara pasokan dan permintaan
  4. Penegakan kepatuhan: Pemerintah berencana meninjau kepatuhan RKAB untuk perusahaan yang tidak patuh

Sumber

  1. [Kontan](
  2. [Detik Finance](
Original Sources

Story Info

Published
2 weeks ago
Read Time
11 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Commodity Price StabilizationProduction Cut PolicyNickel and Coal Market

Key Events

1

Production Cut Announcement for 2026

2

Commodity Price Stabilization Efforts

Timeline from 2 verified sources