Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia berencana mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Bangka Belitung (Babel) dan Kalimantan Barat (Kalbar) sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034. Lokasi final masih dalam kajian, dengan 28 lokasi potensial yang sebelumnya diidentifikasi oleh Badan Tenaga Nuklir Nasional (BATAN). Peraturan Presiden mengenai pembentukan Nuclear Energy Program Implementation Organization (NEPIO) telah menunggu tanda tangan presiden 1
Indonesia sedang memajukan rencana energi nuklirnya dengan mengembangkan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) di Bangka Belitung atau Kalimantan Barat sesuai Rencana Usaha Penyediaan Tenaga Listrik (RUPTL) 2025-2034 1
Pembentukan Nuclear Energy Program Implementation Organization (NEPIO) sedang dalam tahap akhir, dengan Peraturan Presiden menunggu tanda tangan Presiden Prabowo Subianto 2
Beberapa negara termasuk Rusia, Amerika Serikat, dan Kanada telah menyatakan minat untuk menyediakan teknologi untuk PLTN pertama Indonesia 1
Setelah NEPIO terbentuk, Kementerian akan mengembangkan regulasi implementasi melalui Keputusan Menteri yang akan menguraikan tugas spesifik untuk setiap kelompok kerja. Pemilihan lokasi final akan tergantung pada berbagai faktor termasuk studi kelayakan dan ketersediaan off-taker untuk listrik yang dihasilkan 1
Nuclear Power Plant Development Plan
NEPIO Formation Progress
International Cooperation for Nuclear Technology