Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia berencana untuk membangun 19.000 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) baru pada Desember 2025, menurut Dadan Hindayana, Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Inisiatif ini merupakan bagian dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG), yang bertujuan untuk melayani 70% penerima manfaat dengan unit SPPG baru. Program ini melibatkan memasak satu sapi per SPPG untuk menu tertentu, menunjukkan skala operasi yang signifikan.
Pemerintah Indonesia, melalui Badan Gizi Nasional (BGN), berencana untuk membangun 19.000 Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) baru pada akhir Desember 2025. Pengumuman ini disampaikan oleh Dadan Hindayana, Kepala BGN, dalam sidang kabinet paripurna bersama Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta.
SPPG baru ini merupakan bagian dari program Makanan Bergizi Gratis (MBG), sebuah inisiatif nutrisi komprehensif yang bertujuan menyediakan makanan bergizi gratis kepada sebagian besar penduduk. Menurut Dadan, 19.000 unit SPPG baru akan mencakup 70% penerima manfaat program. Skala operasi ini sangat besar, dengan rencana memasak satu sapi per SPPG untuk menu tertentu, menunjukkan jangkauan dan kompleksitas logistik program yang signifikan.
BGN telah dialokasikan anggaran tertentu untuk program ini, yang diharapkan dapat dimanfaatkan sepenuhnya. Dadan menekankan bahwa pembentukan 19.000 unit SPPG merupakan tonggak penting dalam implementasi program MBG. Pelaksanaan rencana ini yang berhasil akan bergantung pada koordinasi efektif antara berbagai lembaga pemerintah dan pemangku kepentingan.
Pembentukan 19.000 SPPG baru pada akhir 2025 menandai langkah signifikan dalam upaya Indonesia meningkatkan gizi melalui program MBG. Dengan skala ambisius dan pendekatannya yang komprehensif, inisiatif ini berpotensi berdampak positif pada sebagian besar penduduk.
Establishment of 19,000 SPPG Units
MBG Program Implementation