Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia melalui Danantara akan menginvestasikan Rp371 triliun dalam proyek hilirisasi pertanian di berbagai sektor termasuk pertanian, perkebunan, peternakan, dan hortikultura. Investasi besar ini diharapkan dapat menciptakan sekitar 8 juta lapangan kerja dan meningkatkan kontribusi ekonomi sektor pertanian. Investasi akan difokuskan pada komoditas seperti tebu, kakao, dan mete, dengan studi kelayakan yang akan diselesaikan dalam waktu dekat 1
Pemerintah Indonesia telah mengumumkan investasi sebesar Rp371 triliun melalui Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) untuk proyek hilirisasi pertanian. Inisiatif ini bertujuan mengembangkan berbagai sektor pertanian termasuk perkebunan, peternakan, dan hortikultura, serta menciptakan sekitar 8 juta lapangan kerja baru 1
Investasi akan terutama diarahkan pada hilirisasi berbagai komoditas pertanian seperti tebu, kakao, dan mete. Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa studi kelayakan (Pra-FS) untuk proyek-proyek ini akan diselesaikan dalam waktu dekat, mempercepat proses implementasi. Keputusan ini diambil setelah diskusi dengan Danantara, di mana semua prinsip disepakati untuk mempercepat proyek 1
Rosan Roeslani, CEO Danantara, memastikan bahwa tidak ada masalah pendanaan untuk 18 proyek hilirisasi yang sedang dikembangkan. Ia melaporkan kepada Presiden Prabowo Subianto bahwa Danantara siap mendukung pembiayaan proyek-proyek strategis ini, mengkonfirmasi bahwa kepercayaan investor tetap kuat 2
Investasi besar ini diharapkan dapat secara signifikan meningkatkan sektor pertanian Indonesia, tidak hanya menciptakan jutaan lapangan kerja tetapi juga meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara melalui produk pertanian bernilai tambah. Strategi hilirisasi bertujuan meningkatkan kontribusi sektor ini terhadap perekonomian nasional sambil memberikan kesempatan kerja di berbagai wilayah.
Dengan studi kelayakan yang akan diselesaikan dalam waktu dekat, proyek-proyek diharapkan mendapatkan momentum di masa dekat. Komitmen pemerintah untuk mempercepat inisiatif ini menunjukkan fokusnya pada pembangunan pertanian sebagai penggerak ekonomi utama.
Rp371 Trillion Investment Announcement
8 Million Jobs Creation Target