Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia tetap berkomitmen untuk menjaga defisit APBN 2025 di bawah 3% dari PDB meskipun menghadapi potensi kekurangan penerimaan pajak. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan bahwa beberapa kementerian telah mengembalikan alokasi anggaran yang tidak terpakai, membantu mengendalikan pengeluaran. Defisit pajak diperkirakan akan melebar, namun pemerintah melakukan upaya untuk mengelola defisit 1
Pemerintah Indonesia berupaya menjaga defisit APBN 2025 di bawah ambang 3% PDB, meskipun menghadapi potensi kekurangan penerimaan pajak. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menekankan bahwa pemerintah akan mempertahankan disiplin fiskal melalui pengendalian pengeluaran 1
Beberapa kementerian dan lembaga pemerintah telah mengembalikan alokasi anggaran yang tidak terpakai ke Kementerian Keuangan, dengan laporan sebelumnya menunjukkan pengembalian total antara Rp 3,5-4,5 triliun. Pengembalian dana ini berfungsi sebagai bantalan fiskal untuk mencegah perluasan defisit yang berlebihan 4
Kekurangan pajak diperkirakan akan melebar, dengan Bank Dunia memproyeksikan rasio pajak Indonesia turun menjadi 9,4% PDB di 2025 dan 9,7% di 2026, turun dari 10,1% di 2024. Meskipun demikian, pemerintah tetap optimis dapat mempertahankan target defisit melalui manajemen fiskal yang cermat 5
Direktur Jenderal Febrio Nathan Kacaribu menyatakan bahwa pemerintah memantau arus kas secara ketat dan yakin defisit akan tetap pada 2,78% PDB, dalam batas aman. Pemerintah melakukan berbagai upaya di sisa tahun 2025 untuk mengoptimalkan pendapatan dan mengendalikan pengeluaran 3
2025 Budget Deficit Management
Tax Revenue Shortfall
Government Expenditure Control Measures