Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia berencana membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2026 dengan fokus pada fresh graduate. Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan bahwa rekrutmen akan memprioritaskan regenerasi birokrasi melalui pelamar umum, menandai pergeseran dari fokus sebelumnya pada penyelesaian status non-PNS. Pemerintah saat ini sedang menyusun struktur sumber daya manusia nasional untuk menentukan kebutuhan staf di 48 kementerian.
Pemerintah Indonesia akan membuka rekrutmen Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) pada tahun 2026 dengan perubahan kebijakan signifikan yang memprioritaskan fresh graduate. Menteri PANRB Rini Widyantini menyatakan bahwa rekrutmen mendatang akan memprioritaskan regenerasi birokrasi melalui pelamar umum dan fresh graduate, menandai perubahan dari fokus sebelumnya pada penyelesaian status tenaga honorer.
Pemerintah saat ini sedang menyusun struktur sumber daya manusia nasional untuk mengakomodasi kebutuhan staf Kabinet Merah Putih yang terdiri dari 48 kementerian. Menteri Rini telah menginstruksikan seluruh instansi pemerintah untuk menyusun analisis strategis lima tahun kebutuhan staf, mengidentifikasi posisi yang membutuhkan positive growth (penambahan staf) atau negative growth (pengurangan staf).
Walaupun tanggal pasti rekrutmen CPNS 2026 belum diumumkan, Kementerian PANRB saat ini sedang bekerja untuk menyelesaikan penetapan status (SK) bagi tenaga honorer yang sebelumnya ditargetkan pada Oktober. Arah kebijakan jangka panjang menunjukkan kesempatan lebih besar bagi talenta muda untuk bergabung dalam birokrasi.
Berdasarkan pendaftaran tahun sebelumnya, syarat umum rekrutmen CPNS meliputi:
Persyaratan khusus akan diumumkan di situs web lembaga pemerintah masing-masing yang akan membuka posisi CPNS pada tahun anggaran 2026.
2026 CPNS Recruitment Planning
Bureaucratic Regeneration Policy