Key insights and market outlook
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia akan menyediakan listrik dan air bersih untuk 67 rumah sementara (Huntara) yang dibangun untuk korban bencana di Tapanuli Selatan. Inisiatif ini bertujuan untuk memastikan para pengungsi memiliki kondisi hidup yang aman dan layak. Rencana ini diumumkan oleh Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung saat kunjungan inspeksi ke Posko Batuhula di Tapanuli.
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Indonesia mengambil langkah signifikan untuk meningkatkan kondisi hidup korban bencana di Tapanuli Selatan dengan menyediakan layanan dasar untuk 67 rumah sementara (Huntara). Kementerian berencana untuk menyuplai listrik dan air bersih ke hunian-hunian tersebut, memastikan masyarakat terdampak memiliki akses ke kebutuhan dasar. Wakil Menteri ESDM Yuliot Tanjung mengumumkan inisiatif ini selama kunjungan ke Posko Batuhula di Desa Garoga, Kecamatan Batangtoru, Tapanuli Selatan.
Penyediaan listrik dan air bersih merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk menciptakan kondisi hidup yang aman dan layak bagi para pengungsi. Dengan menghubungkan rumah-rumah sementara ini ke jaringan listrik, ESDM bertujuan untuk memenuhi kebutuhan energi penduduk. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka yang terkena dampak bencana secara signifikan.
Selain pembangunan infrastruktur untuk Huntara, ESDM telah memastikan bahwa akan ada pasokan bahan bakar minyak (BBM), LPG, dan listrik yang andal selama perayaan akhir tahun mendatang. Jaminan ini sangat penting untuk mencegah gangguan selama musim liburan, memastikan masyarakat lokal dan populasi yang terpengaruh dapat merayakan dengan aman dan tanpa gangguan.
Penyediaan Listrik dan Air Bersih untuk Huntara
Persiapan Perayaan Akhir Tahun