Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia berencana untuk mengaktifkan kembali jalur kereta api Rangkasbitung-Labuan pada tahun 2029, menurut Kementerian Perhubungan. Langkah ini bertujuan untuk meningkatkan akses transportasi massal di Banten dan mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Panimbang dan Kawasan Pariwisata Carita. Reaktivasi ini merupakan bagian dari strategi pembangunan infrastruktur pemerintah, yang sejalan dengan fokus Presiden Prabowo Subianto pada ketahanan nasional.
Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan Indonesia telah mengumumkan rencana untuk mengaktifkan kembali jalur kereta api antara Rangkasbitung dan Labuan di provinsi Banten pada tahun 2029. Proyek infrastruktur strategis ini bertujuan untuk meningkatkan akses transportasi massal di wilayah tersebut dan mendukung inisiatif pembangunan ekonomi.
Pengaktifan kembali jalur kereta api ini diharapkan dapat meningkatkan konektivitas secara signifikan ke zona ekonomi dan pariwisata utama. Secara khusus, jalur ini akan mendukung Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Panimbang dan Kawasan Pariwisata Carita, yang berpotensi meningkatkan aktivitas ekonomi dan pariwisata di wilayah tersebut. Infrastruktur transportasi yang lebih baik kemungkinan akan menarik lebih banyak investasi dan pengunjung ke area-area tersebut.
Proyek ini sejalan dengan fokus Presiden Prabowo Subianto saat ini pada ketahanan nasional, khususnya di bidang pembangunan infrastruktur. Sementara prioritas utama saat ini masih pada ketahanan pangan, proyek infrastruktur transportasi seperti reaktivasi jalur kereta api ini dipandang penting untuk pembangunan ekonomi jangka panjang dan konektivitas regional.
Menurut Ferdian Suryo Adhi Pramono, Kepala Balai Teknik Perkeretaapian Kelas I Jakarta, proyek ini saat ini sedang dalam tahap perencanaan. Timeline dan detail implementasi yang tepat sedang diselesaikan, dengan tahun 2029 sebagai target untuk pengaktifan kembali jalur ini.
Rencana Reaktivasi Jalur KA Rangkasbitung-Labuan
Pengembangan KEK Panimbang