Key insights and market outlook
Pemerintah Indonesia sedang mempertimbangkan kebijakan baru untuk meliberalisasi impor sapi hidup sambil memperketat regulasi daging beku untuk meningkatkan aktivitas nilai tambah domestik di sektor peternakan. Langkah ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi melalui peningkatan operasi penggemukan sapi lokal dan produksi pakan ternak. Menteri Zulkifli Hasan menyatakan bahwa impor sapi hidup akan menciptakan nilai tambah domestik melalui penciptaan lapangan kerja dan konsumsi pakan lokal.
Pemerintah Indonesia sedang mengembangkan strategi impor peternakan baru yang melibatkan pelonggaran restriksi impor sapi hidup sambil memperketat kontrol impor daging beku. Pendekatan ganda ini bertujuan untuk memaksimalkan nilai tambah domestik di sektor peternakan dengan mempromosikan operasi penggemukan sapi lokal dan produksi pakan ternak.
Menurut Menteri Zulkifli Hasan, Menteri Koordinator Bidang Pangan, perubahan kebijakan ini dirancang untuk merangsang aktivitas ekonomi di sektor peternakan. Dengan mengimpor sapi hidup daripada daging sapi, Indonesia dapat menciptakan nilai tambah ekonomi melalui proses penggemukan sapi lokal, penciptaan lapangan kerja di industri pakan, dan peningkatan permintaan produk pertanian domestik yang digunakan sebagai pakan ternak.
Pemerintah berencana menerapkan pendekatan seimbang dengan menyesuaikan regulasi impor dalam dua cara utama. Pertama, pemerintah akan meliberalisasi impor sapi hidup, memungkinkan lebih banyak sapi asing masuk ke pasar Indonesia. Kedua, pemerintah akan memperketat kontrol impor daging beku untuk mencegah gangguan pasar dan memastikan bahwa peningkatan aktivitas penggemukan sapi lokal tidak terganggu oleh daging impor yang murah.
Kebijakan baru ini diharapkan memiliki beberapa efek ekonomi positif. Kebijakan ini akan menciptakan kesempatan kerja baru di bidang penggemukan sapi dan produksi pakan, meningkatkan pendapatan petani lokal yang memasok pakan, dan berpotensi meningkatkan produktivitas peternakan Indonesia secara keseluruhan. Pemerintah percaya bahwa pendekatan seimbang ini akan memperkuat industri peternakan domestik sambil memenuhi kebutuhan daging sapi negara dengan lebih efektif.
New Livestock Import Policy Announcement
Regulatory Changes in Beef Imports