Key insights and market outlook
Indonesia akan menandatangani Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) dengan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU), berpotensi melipatgandakan nilai perdagangan dan menghapus tarif pada lebih dari 90% produk ekspor. Perjanjian ini, yang diperkirakan akan diteken pada awal 2026, membuka peluang pasar signifikan di negara-negara anggota EAEU termasuk Rusia, Kazakhstan, dan Belarus. Komoditas ekspor utama seperti minyak sawit, tekstil, dan alas kaki diperkirakan akan mendapat manfaat dari penghapusan tarif.
Indonesia akan segera menandatangani Perjanjian Perdagangan Bebas (FTA) dengan Uni Ekonomi Eurasia (EAEU), sebuah blok ekonomi yang terdiri dari Rusia, Kazakhstan, Armenia, Belarus, dan Kyrgyzstan 1
FTA Indonesia-EAEU diproyeksikan akan menghapus tarif pada lebih dari 90% produk ekspor Indonesia, mencakup berbagai komoditas termasuk minyak sawit, tekstil, alas kaki, dan produk manufaktur lainnya 1
Perjanjian ini diperkirakan akan melipatgandakan nilai perdagangan saat ini antara Indonesia dan EAEU. Pada tahun 2024, ekspor Indonesia ke negara-negara EAEU mencapai US$ 1,9 miliar, meningkat 47,03% dari tahun sebelumnya yang sebesar US$ 1,3 miliar 2
Komoditas ekspor utama Indonesia yang akan mendapat manfaat dari FTA meliputi:
Sektor-sektor ini diharapkan mendapatkan akses pasar signifikan di negara-negara EAEU, terutama di Rusia dan Belarus.
Menteri Perdagangan Budi Santoso menekankan pentingnya promosi dan diseminasi informasi yang komprehensif kepada pelaku usaha di kedua belah pihak 3
Indonesia-EAEU FTA Signing
Trade Tariff Elimination
Export Growth Projection