Key insights and market outlook
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI mengungkapkan bahwa 90% temuan arkeologi bawah laut di perairan Indonesia adalah keramik kuno Tiongkok, menandai hubungan perdagangan maritim selama berabad-abad antara Indonesia dan China. Penemuan ini membuka peluang besar untuk riset bersama dan diplomasi maritim berbasis kolaborasi ilmiah. Temuan ini juga menyoroti kedalaman historis hubungan ekonomi Indonesia-China dan potensi peningkatan kerja sama di bidang konservasi warisan maritim.
Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI telah membuat penemuan penting mengenai temuan arkeologi bawah laut di perairan Indonesia, menunjukkan bahwa 90% artefak yang ditemukan adalah keramik kuno Tiongkok. Temuan signifikan ini menggarisbawahi pentingnya sejarah perdagangan maritim antara Indonesia dan China yang telah berlangsung selama berabad-abad. Penemuan ini mencakup berbagai artefak dari kapal karam, yang secara kolektif dikenal sebagai Benda Muatan Kapal Tenggelam (BMKT) atau 'harta karun maritim'.
Frista Yorhanita, Direktur Sumber Daya Kelautan KKP, menekankan bahwa temuan ini menjadi bukti historis kuat hubungan perdagangan maritim jangka panjang antara kedua negara. Penemuan ini diharapkan dapat mendorong kerja sama yang lebih erat antara Indonesia dan China dalam riset dan diplomasi maritim. KKP sangat berfokus untuk memanfaatkan hubungan historis ini guna memperkuat hubungan bilateral kontemporer melalui riset ilmiah bersama dan teknik konservasi inovatif untuk warisan budaya bawah laut.
Presensi signifikan keramik Tiongkok di antara temuan bawah laut tidak hanya menyoroti ikatan ekonomi historis antara kedua negara, tetapi juga membuka peluang kerja sama modern. Pemerintah Indonesia, melalui KKP, berfokus pada bagaimana memanfaatkan temuan ini untuk mempromosikan pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan sambil melestarikan ekosistem laut. Seperti yang dikatakan Frista, "Sinergi antarnegara sangat penting untuk memastikan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan menjaga keberlanjutan ekosistem laut dunia."
Penemuan ini membuka berbagai jalur kerja sama masa depan antara Indonesia dan China, termasuk:
Temuan arkeologi signifikan ini tidak hanya menjelaskan sejarah maritim RI yang kaya, tetapi juga membuka jalan bagi kerja sama internasional yang lebih kuat dalam pelestarian budaya dan pembangunan ekonomi.
Maritime Archaeological Discovery
Indonesia-China Cooperation Announcement