Key insights and market outlook
Badan Pusat Statistik (BPS) telah merilis Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 yang diperbarui, mencakup aktivitas ekonomi baru seperti jasa platform digital, perdagangan karbon, dan energi terbarukan. Pembaruan ini bertujuan meningkatkan akurasi data ekonomi untuk Sensus Ekonomi 2026 dan memperbaiki formulasi kebijakan. Sistem klasifikasi baru ini selaras dengan International Standard Industrial Classification (ISIC) Revisi 5 1
Badan Pusat Statistik (BPS) telah memperkenalkan Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2025 yang diperbarui, menandai peningkatan signifikan dalam sistem klasifikasi ekonomi Indonesia. Pembaruan ini sangat penting untuk mencakup aktivitas ekonomi baru yang sebelumnya tidak terklasifikasi dengan baik 1
Implementasi KBLI 2025 sangat tepat waktu karena Indonesia sedang mempersiapkan Sensus Ekonomi 2026. Klasifikasi yang diperbarui akan memungkinkan pengumpulan dan analisis data aktivitas ekonomi yang lebih akurat, memberikan gambaran yang lebih jelas tentang struktur ekonomi negara 3
Untuk meningkatkan akurasi data, BPS berencana menggunakan teknologi Kecerdasan Buatan (AI) selama Sensus Ekonomi 2026. Integrasi AI ini akan membantu meningkatkan klasifikasi aktivitas ekonomi, memastikan bahwa data yang dikumpulkan akurat dan komprehensif 3
BPS telah menyelaraskan KBLI 2025 dengan International Standard Industrial Classification (ISIC) Revisi 5, memastikan bahwa statistik ekonomi Indonesia tetap dapat dibandingkan secara internasional. Penyesuaian ini direkomendasikan oleh Komisi Statistik PBB pada 11 Maret 2024, dan telah diadopsi oleh negara-negara seperti Singapura dan Uni Eropa 1
KBLI 2025 Release
Sensus Ekonomi 2026 Preparation
Economic Classification Update