Key insights and market outlook
Kejaksaan Agung RI telah mengidentifikasi 27 entitas, termasuk korporasi dan perorangan, yang diduga berkontribusi terhadap banjir bandang dan tanah longsor baru-baru ini di Sumatera. Investigasi oleh Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) menemukan adanya alih fungsi lahan masif di kawasan hulu daerah aliran sungai yang berpotensi memperparah dampak bencana 1
Kejaksaan Agung RI, melalui Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH), telah melakukan investigasi menyeluruh terhadap banjir bandang dan tanah longsor baru-baru ini di Sumatera. Penyelidikan ini telah mengidentifikasi 27 entitas - yang terdiri dari korporasi dan perorangan - yang diduga terkait dengan bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat 1
Jaksa Agung ST Burhanuddin mengungkapkan bahwa investigasi menemukan bukti adanya alih fungsi lahan masif di kawasan hulu daerah aliran sungai, yang berpotensi memperparah dampak banjir. Hal ini menunjukkan bahwa bencana tersebut bukan semata-mata kejadian alam, namun mungkin diperburuk oleh aktivitas manusia, terutama yang terkait dengan kerusakan lingkungan 2
Identifikasi entitas-entitas ini menandai langkah penting dalam upaya mempertanggungjawabkan mereka yang bertanggung jawab atas kerusakan lingkungan yang mungkin berkontribusi terhadap bencana. Kejaksaan Agung diharapkan akan mengambil tindakan hukum lebih lanjut terhadap pihak-pihak yang terlibat.
Investigation into Sumatra Floods
Corporate Entities Identified