Indonesian Automotive Industry Sees Mixed Performance in 2025 with Export Growth and Domestic Challenges
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 5
Sources3 verified

Industri Otomotif Indonesia Catat Performa Campuran di 2025 dengan Pertumbuhan Ekspor dan Tantangan Domestik

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Industri otomotif Indonesia mencatat hasil beragam di 2025, dengan pertumbuhan ekspor signifikan yang dipimpin Suzuki dan Daihatsu, sementara penjualan domestik menghadapi tantangan. Ekspor CBU Suzuki melonjak 66,9% tahun-ke-tahun menjadi 25.161 unit 1

, sementara ekspor Daihatsu naik 9,9% menjadi 102.188 unit 3. Namun, pasar domestik mengalami penurunan penjualan grosir sebesar 10,6% hingga Oktober 2025 2. Pelaku industri kini mengharapkan insentif pemerintah di 2026 untuk menghidupkan kembali pasar.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Industri Otomotif Indonesia Catat Performa Campuran di 2025

Sorotan Pertumbuhan Ekspor

Industri otomotif Indonesia menunjukkan kinerja ekspor yang kuat di 2025, khususnya di segmen Completely Built Up (CBU). PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) mencapai pertumbuhan tahun-ke-tahun sebesar 66,9% dalam ekspor CBU, mencapai 25.161 unit selama Januari-Oktober 2025 1

. Kinerja kuat ini menyumbang 83% dari total volume ekspor Suzuki. Pertumbuhan ini terutama didorong oleh model kendaraan hybrid, dengan rencana untuk terus mengekspor model seperti Ertiga Mild Hybrid dan XL7 Mild Hybrid 1.

Demikian pula, PT Astra Daihatsu Motor (ADM) mencatat peningkatan ekspor CBU sebesar 9,9% menjadi 102.188 unit selama periode yang sama 3

. Pertumbuhan ekspor Daihatsu didukung oleh permintaan stabil dari Asia dan Amerika Latin, ditambah dengan peningkatan efisiensi produksi dan kualitas yang konsisten. Filipina muncul sebagai pasar ekspor terbesar Daihatsu 3.

Tantangan Pasar Domestik

Meski kinerja ekspor positif, pasar otomotif domestik menghadapi tantangan signifikan. Menurut data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan grosir di pasar otomotif Indonesia turun 10,6% hingga Oktober 2025 dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya 2

. Kontraksi ini disebabkan oleh kombinasi faktor global, penurunan daya beli konsumen, dan peningkatan pinjaman bermasalah dari lembaga pembiayaan 2.

Prospek Industri dan Insentif Pemerintah

Pelaku industri optimis tentang potensi dukungan pemerintah untuk sektor otomotif di 2026. Marketing & Customer Relations Division Head Astra International Daihatsu Sales Operation, Tri Mulyono, menyambut baik prospek insentif untuk menghidupkan kembali pasar otomotif nasional. Industri berharap langkah-langkah tersebut akan membantu merangsang pertumbuhan dan meningkatkan kondisi pasar secara keseluruhan 2

.

Sumber

  1. [Kontan - Kinerja Ekspor Suzuki](
  2. [Kontan - Insentif Industri Otomotif](
  3. [Kontan - Pertumbuhan Ekspor Daihatsu](
Original Sources

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
13 min
Sources
3 verified

Topics Covered

Automotive Export PerformanceDomestic Market ChallengesGovernment Incentives

Key Events

1

Export Growth

2

Domestic Sales Decline

3

Potential Government Incentives

Timeline from 3 verified sources