Key insights and market outlook
Indeks harga saham gabungan Indonesia naik 0,22% menjadi 8.337,5 pada 6 November 2025, sementara saham bank besar menunjukkan kinerja beragam. PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menjadi satu-satunya bank besar yang naik, meningkat 0,50% menjadi Rp 4.000, sementara yang lain turun: PT Bank Central Asia (BBCA) turun 1,72% menjadi Rp 8.550, PT Bank Negara Indonesia (BBNI) turun 0,45% menjadi Rp 4.440, dan PT Bank Mandiri (BMRI) turun 0,42% menjadi Rp 4.750.
Indeks harga saham gabungan Indonesia ditutup lebih tinggi pada 6 November 2025, naik 0,22% menjadi 8.337,5. Kenaikan pasar secara keseluruhan ini disertai dengan kinerja beragam di antara saham bank besar. Sektor perbankan, yang merupakan komponen signifikan dari kapitalisasi pasar Indonesia, menunjukkan tren berbeda di antara pemain utama.
Di antara bank-bank besar, PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI) menonjol sebagai satu-satunya bank besar yang mencatat kenaikan, dengan sahamnya naik 0,50% menjadi Rp 4.000. Sebaliknya, saham bank besar lainnya mengalami penurunan: PT Bank Central Asia (BBCA) turun 1,72% menjadi Rp 8.550, PT Bank Negara Indonesia (BBNI) turun 0,45% menjadi Rp 4.440, dan PT Bank Mandiri (BMRI) turun 0,42% menjadi Rp 4.750.
Kinerja beragam di antara saham perbankan meskipun pasar secara keseluruhan naik menunjukkan sentimen investor yang berbeda-beda terhadap institusi perbankan. Faktor-faktor seperti kinerja bank individual, posisi pasar, dan ekspektasi investor kemungkinan berkontribusi pada tren berbeda ini. Kinerja positif BBRI dapat dikaitkan dengan kehadiran pasar yang kuat dan pandangan investor yang positif.
Stock Market Movement
Banking Stocks Performance