Key insights and market outlook
Bank-bank di Indonesia dengan cepat melakukan konsolidasi jaringan cabang seiring dengan meningkatnya adopsi perbankan digital. Jumlah kantor cabang bank menurun 632 unit dalam setahun, turun dari 24.170 menjadi 23.538 per Juni 2025. Bank-bank BUMN mengurangi cabang mereka sebesar 286 unit menjadi 12.078, sementara bank swasta memangkas 299 unit menjadi 7.442. Pergeseran strategis ini mencerminkan perubahan perilaku pelanggan menuju layanan perbankan digital.
Lanskap perbankan Indonesia mengalami transformasi signifikan seiring dengan digitalisasi yang terus mengubah perilaku pelanggan dan operasi perbankan. Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), jumlah kantor cabang bank di Indonesia telah menurun secara substansial selama setahun terakhir. Per Juni 2025, total jumlah kantor cabang bank mencapai 23.538, mewakili penurunan 632 unit dari tahun sebelumnya yang berjumlah 24.170 cabang.
Tren konsolidasi cabang terlihat jelas di berbagai kategori bank. Bank-bank BUMN telah mengurangi jaringan cabang mereka sebesar 286 unit, sehingga totalnya menjadi 12.078 cabang pada Juni 2025, turun dari 12.364 pada Juni 2024. Bank swasta juga aktif melakukan konsolidasi, dengan jumlah cabang mereka menurun 299 unit menjadi 7.442 selama periode yang sama.
Faktor utama di balik konsolidasi ini adalah adopsi layanan perbankan digital yang cepat di kalangan konsumen. Semakin banyak pelanggan yang beralih ke platform online dan mobile untuk aktivitas perbankan mereka, sehingga kebutuhan akan kantor cabang fisik menurun. Tren ini memaksa bank untuk mengevaluasi kembali jaringan cabang mereka dan mengoptimalkan kehadiran fisik mereka untuk tetap hemat biaya sambil menjaga kualitas layanan.
Konsolidasi cabang yang sedang berlangsung mencerminkan pergeseran strategis yang lebih luas di sektor perbankan Indonesia. Bank-bank semakin fokus pada infrastruktur dan layanan digital sambil merasionalisasi jejak fisik mereka. Transformasi ini kemungkinan akan terus berlanjut seiring dengan perkembangan teknologi dan perubahan preferensi pelanggan menuju solusi perbankan digital.
Bank Branch Reduction
Digital Banking Adoption Surge