Indonesian Banks Adopt Wait-and-See Approach to New Financial Reporting Regulations
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

Bank-bank di Indonesia Ambil Pendekatan Wait-and-See terhadap Regulasi Pelaporan Keuangan Baru

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Industri perbankan Indonesia masih berhati-hati terhadap regulasi baru Platform Bersama Pelaporan Keuangan (PBPK), yang mewajibkan entitas pasar modal menyampaikan laporan keuangan ke platform terpadu pada 2027. Bank-bank saat ini sedang menilai bagaimana regulasi ini akan mempengaruhi beban administrasi dan proses kepatuhan mereka. Regulasi ini bertujuan untuk meningkatkan transparansi dan konsistensi data dalam pelaporan keuangan.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Sektor Perbankan Indonesia Menunggu Klarifikasi Regulasi Pelaporan Keuangan Baru

Respons Industri terhadap Implementasi PBPK

Industri perbankan Indonesia mengambil pendekatan hati-hati terhadap regulasi Platform Bersama Pelaporan Keuangan (PBPK) yang baru diumumkan, yang mewajibkan entitas pasar modal menyampaikan laporan keuangan melalui platform terpadu pada 2027. Bank-bank besar termasuk Allo Bank, Bank Central Asia (BCA), dan Bank Danamon sedang mengevaluasi dampak potensial terhadap proses pelaporan mereka saat ini.

Pertimbangan Utama bagi Lembaga Perbankan

  1. Beban Administrasi: Bank-bank khawatir tentang bagaimana sistem pelaporan satu pintu ini akan mempengaruhi proses kepatuhan dan administrasi yang ada.
  2. Standarisasi Data: Regulasi ini bertujuan untuk menciptakan ekosistem pelaporan keuangan yang lebih standar dan transparan.
  3. Kepatuhan Regulasi: Bank-bank harus menyelaraskan mekanisme pelaporan mereka dengan persyaratan baru yang ditetapkan oleh Kementerian Keuangan.

Perspektif Bank terhadap Regulasi Baru

Pandangan Allo Bank

Ganda Raharja Rusli, Direktur Risiko, Kepatuhan, dan Hukum di Allo Bank, mencatat bahwa meskipun tujuan di balik platform pelaporan keuangan tunggal ini positif, bank masih menunggu pedoman yang lebih rinci sebelum menilai dampak penuhnya.

Sikap BCA

Hera F. Haryn, EVP Komunikasi Korporat & Tanggung Jawab Sosial di BCA, menyebutkan bahwa bank sedang memantau implementasi dengan cermat dan berkoordinasi dengan pemangku kepentingan terkait.

Pandangan Danamon

Hosianna Evalita Situmorang dari Bank Danamon melihat regulasi baru ini berpotensi menguntungkan investor karena dapat meningkatkan transparansi dan membuat data keuangan lebih mudah diakses.

Latar Belakang Regulasi

Regulasi PBPK adalah bagian dari Peraturan Pemerintah No. 43/2025 tentang Pelaporan Keuangan, yang dirancang untuk menciptakan ekosistem pelaporan keuangan yang lebih transparan dan akuntabel. Masyita Crystallin, Direktur Jenderal Stabilitas dan Pengembangan Sektor Keuangan di Kementerian Keuangan, menekankan bahwa regulasi ini akan meningkatkan kualitas data keuangan nasional.

Implikasi bagi Pelaporan Keuangan

Implementasi PBPK diharapkan dapat:

  • Meningkatkan konsistensi data di berbagai lembaga keuangan
  • Meningkatkan aksesibilitas informasi keuangan bagi investor dan regulator
  • Menyederhanakan proses pelaporan melalui standarisasi

Saat tanggal implementasi mendekat, bank-bank terus memantau perkembangan dan mempersiapkan diri untuk mematuhi kerangka pelaporan keuangan yang baru.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
14 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BBHIBBCABDMN

Topics Covered

Financial Reporting RegulationBanking ComplianceTransparency in Financial Sector

Key Events

1

New Financial Reporting Regulation Implementation

2

Banking Sector Compliance Assessment

Timeline from 1 verified sources