Key insights and market outlook
Bank-bank di Indonesia terus memperkuat pencadangan di tengah ketidakpastian ekonomi, meskipun kualitas kredit membaik. Rasio loan at risk (LaR) turun menjadi 9,52% pada September 2025 dari sebelumnya 9,73%. Bank-bank besar meningkatkan biaya pencadangan sepanjang Januari–Oktober 2025 untuk menjaga stabilitas aset dan mempersiapkan potensi risiko.
Sektor perbankan Indonesia terus mengalami perbaikan kualitas kredit hingga September 2025, namun bank-bank besar tetap meningkatkan kewaspadaan dengan menaikkan biaya pencadangan. Data Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menunjukkan rasio loan at risk (LaR) turun menjadi 9,52% pada September 2025 dari 9,73% pada bulan sebelumnya.
Meski tren kualitas kredit membaik, banyak bank besar yang secara proaktif meningkatkan biaya pencadangan sepanjang Januari–Oktober 2025. Langkah strategis ini menunjukkan komitmen sektor perbankan dalam menjaga stabilitas aset dan mempersiapkan diri terhadap potensi risiko ekonomi. Peningkatan pencadangan mencerminkan pendekatan prudent bank dalam mengelola potensi risiko kredit di tengah ketidakpastian ekonomi global yang masih berlangsung.
Langkah antisipatif sektor perbankan ini menunjukkan optimisme yang berhati-hati terhadap kondisi ekonomi di masa depan. Sementara rasio LaR yang membaik mengindikasikan kualitas kredit yang lebih baik, keputusan untuk mempertahankan atau meningkatkan tingkat pencadangan menunjukkan kesadaran industri akan potensi tantangan ke depan. Pendekatan seimbang antara manajemen risiko dan keberlangsungan bisnis ini memposisikan bank-bank Indonesia untuk menghadapi lanskap ekonomi yang kompleks secara efektif.
Increased Banking Provisions
Improved Loan Quality Metrics