Indonesian Banks Boost SBN Holdings Amid Liquidity Management
Back
Back
5
Impact
4
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedJan 12
Sources2 verified

Bank-bank di Indonesia Perkuat Kepemilikan SBN di Tengah Manajemen Likuiditas

Tim Editorial AnalisaHub·12 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Bank-bank di Indonesia, termasuk BCA (BBCA), meningkatkan kepemilikan mereka dalam Surat Berharga Negara (SBN) sebagai bagian dari strategi manajemen likuiditas. Per 8 Januari 2026, total kepemilikan bank di SBN mencapai Rp1.397,68 triliun, naik dari Rp1.326,33 triliun pada 2 Januari 2026. Strategi investasi ini mencerminkan manajemen likuiditas yang pruden di tengah pertumbuhan kredit yang solid.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Sektor Perbankan Indonesia Perkuat Kepemilikan SBN dalam Manajemen Likuiditas

Investasi Strategis dalam Surat Berharga Negara

Bank-bank di Indonesia secara strategis meningkatkan investasi mereka dalam Surat Berharga Negara (SBN) sebagai bagian dari kerangka manajemen likuiditas. Per 8 Januari 2026, total kepemilikan bank di SBN mencapai Rp1.397,68 triliun, menunjukkan peningkatan dari Rp1.326,33 triliun enam hari sebelumnya pada 2 Januari 2026 1

. Lonjakan investasi ini mencerminkan pendekatan sektor perbankan dalam mengelola likuiditas sambil mendukung kebutuhan pembiayaan nasional.

Strategi Manajemen Likuiditas Bank Central Asia

PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) mempertahankan pendekatan seimbang dalam manajemen likuiditas. Hingga November 2025, portofolio kredit BCA mencapai Rp921 triliun, menunjukkan pertumbuhan yang sehat. Pada saat yang sama, investasi bank dalam surat berharga mencapai Rp436 triliun, dengan mayoritas dialokasikan untuk obligasi pemerintah 1

. EVP Corporate Communication BCA, Hera F. Haryn, menekankan bahwa bank terus memprioritaskan perannya sebagai intermediary keuangan sambil mengelola likuiditas dengan pruden.

Tren Likuiditas di Seluruh Industri

Peningkatan investasi sektor perbankan dalam SBN merupakan bagian dari strategi manajemen likuiditas yang lebih luas di antara lembaga keuangan Indonesia. Data Bank Indonesia menunjukkan bahwa kepemilikan bank dalam Sekuritas Rupiah Bank Indonesia (SRBI) mencapai Rp618 triliun per November 2025. Selain itu, pinjaman yang belum dicairkan mencapai Rp2.509,4 triliun, setara dengan 23,18% dari total fasilitas kredit yang tersedia, menunjukkan likuiditas substansial yang tersedia untuk pinjaman di masa depan 2

.

Implikasi Strategis

Strategi sektor perbankan untuk menyeimbangkan pertumbuhan kredit dengan investasi dalam surat berharga pemerintah mencerminkan pendekatan hati-hati terhadap manajemen likuiditas. Sementara pertumbuhan kredit tetap kuat, dengan pinjaman BCA mencapai Rp921 triliun, alokasi dana signifikan ke SBN dan surat berharga lainnya menunjukkan komitmen terhadap manajemen keuangan yang pruden. Pendekatan ganda ini memungkinkan bank untuk mendukung pertumbuhan ekonomi sambil mempertahankan buffer likuiditas.

Sumber

  1. [Bisnis.com - Strategi BCA di Balik Pilihan Tempakan Dana di SBN](
  2. [Bisnis.com - Bankir Bicara Strategi Likuiditas saat Kepemilikan Bank di SBN Menebal Awal 2026](
Original Sources

Story Info

Published
5 days ago
Read Time
13 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Banking Liquidity ManagementSBN InvestmentCredit Growth

Key Events

1

Increased SBN Holdings

2

Liquidity Management Strategies

Timeline from 2 verified sources