Key insights and market outlook
Bank-bank di Indonesia optimis mencapai pertumbuhan kredit yang lebih tinggi di tahun 2026, didorong oleh insentif pemerintah dan penurunan suku bunga baik domestik maupun global. Kepala Ekonom Bank Mandiri memprediksi pertumbuhan kredit di angka high single digit (9-10%), yang sejalan dengan target Bank Indonesia sebesar 8-12%. Gubernur BI Perry Warjiyo menekankan pentingnya menjaga kebijakan makroprudensial yang longgar untuk mendukung ekspansi kredit.
Sektor perbankan Indonesia diperkirakan akan mengalami pertumbuhan kredit yang lebih kuat di tahun 2026, didorong oleh insentif pemerintah dan penurunan suku bunga. CEO Citi Indonesia, Batara Sianturi, mencatat bahwa faktor-faktor ini akan menciptakan lingkungan yang lebih kondusif bagi permintaan kredit karena suku bunga diharapkan tetap rendah. "Akan ada lingkungan suku bunga yang lebih rendah," kata Sianturi, menyoroti outlook positif untuk pertumbuhan kredit.
Kepala Ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro, memproyeksikan bahwa pertumbuhan kredit akan mencapai angka high single digit, antara 9% dan 10%, di tahun 2026. Prakiraan ini sejalan dengan target Bank Indonesia yang berkisar antara 8% hingga 12%. Asmoro menekankan bahwa pemulihan ekonomi akan memainkan peran penting dalam mendorong pertumbuhan kredit, terutama jika pemerintah mempertahankan langkah-langkah stimulus ekonomi di paruh pertama 2026.
Gubernur BI Perry Warjiyo mengungkapkan harapannya untuk pertumbuhan kredit yang lebih tinggi selama Pertemuan Tahunan BI 2025. Untuk mencapai hal ini, BI berencana untuk mempertahankan kebijakan makroprudensial yang akomodatif sepanjang tahun 2026. Warjiyo juga mengumumkan bahwa bank sentral akan memberikan insentif likuiditas makroprudensial kepada bank-bank yang cepat menurunkan suku bunga mereka, sehingga lebih mendorong ekspansi kredit.
Kombinasi antara dukungan pemerintah dan kebijakan akomodatif BI diharapkan dapat menciptakan kondisi yang menguntungkan bagi pertumbuhan kredit. Ketika suku bunga menurun dan aktivitas ekonomi meningkat, bank-bank kemungkinan akan melihat peningkatan permintaan pinjaman. Kemampuan sektor perbankan untuk merespons permintaan ini akan sangat penting dalam mencapai target pertumbuhan yang diproyeksikan.
Credit Growth Projection for 2026
BI's Macroprudential Policy Announcement