Key insights and market outlook
Bank-bank di Indonesia meningkatkan kepemilikan mereka di instrumen Sekuritisasi Rupiah Bank Indonesia (SRBI) BI menjadi Rp 618 triliun pada November 2025, menandai kenaikan bulanan sebesar 2,82% dan pertumbuhan 10,36% sejak akhir tahun. Hal ini terjadi seiring dengan arus modal asing ke pasar keuangan Indonesia yang mencapai Rp 240 miliar pada pekan ketiga Desember 2025, didorong oleh pembelian bersih investor non-residen di pasar saham (Rp 600 miliar) dan SRBI (Rp 260 miliar) 1
Bank-bank di Indonesia secara signifikan meningkatkan kepemilikan mereka di instrumen Sekuritisasi Rupiah Bank Indonesia (SRBI) BI. Pada November 2025, total kepemilikan mereka mencapai Rp 618 triliun, mewakili level tertinggi sejak instrumen ini diperkenalkan pada 2023 2
Kepemilikan ini menunjukkan peningkatan sebesar 2,82% dari bulan sebelumnya dan kenaikan 10,36% dibandingkan akhir tahun sebelumnya. Pertumbuhan signifikan ini menunjukkan minat bank yang terus berlanjut pada instrumen SRBI meskipun sebelumnya sempat terjadi penurunan kepemilikan 2
Peningkatan kepemilikan SRBI ini bertepatan dengan arus modal asing yang signifikan ke pasar keuangan Indonesia. Selama pekan ketiga Desember 2025, negara ini mencatat arus modal masuk sebesar Rp 240 miliar 1
Peningkatan simultan dalam kepemilikan bank terhadap SRBI dan arus modal asing masuk menunjukkan kepercayaan yang meningkat pada pasar keuangan Indonesia. Tren ini mungkin disebabkan oleh imbal hasil yang menarik dari instrumen SRBI dan stabilitas ekonomi Indonesia secara keseluruhan.
Capital Inflows to Indonesia
Increased Bank Holdings in SRBI