Key insights and market outlook
Perbankan Indonesia gencar melakukan berbagai strategi untuk menjaring dana murah menjelang akhir tahun di tengah tren kenaikan biaya dana. Bank-bank seperti PT Bank Raya Indonesia Tbk fokus pada pertumbuhan tabungan digital dan meningkatkan pengalaman nasabah melalui aplikasi mobile mereka. Upaya ini bertujuan meningkatkan dana pihak ketiga (DPK) dan menjaga likuiditas. Langkah ini krusial karena perbankan biasanya bersaing ketat untuk likuiditas guna memenuhi kebutuhan akhir tahun.
Perbankan Indonesia semakin gencar menjaring dana murah menjelang akhir tahun di tengah tren kenaikan biaya dana 1
PT Bank Raya Indonesia Tbk berada di garis depan dalam upaya ini. Sekretaris Perusahaan Bank Raya, Ajeng Putri Hapsari, menyatakan bahwa perusahaan secara aktif melakukan berbagai inisiatif untuk meningkatkan dana pihak ketiga (DPK), dengan fokus khusus pada segmen tabungan digital 1
Untuk mencapai hal ini, Bank Raya fokus pada peningkatan pengalaman pengguna melalui akselerasi transaksi non-tunai di aplikasi Raya App. Strategi ini merupakan bagian dari upaya yang lebih luas untuk membuat perbankan digital lebih menarik dan ramah pengguna, sehingga menarik lebih banyak deposito 2
Dorongan sektor perbankan untuk dana murah didorong oleh kebutuhan untuk mengelola kenaikan biaya dana. Ketika suku bunga berfluktuasi, bank harus menyesuaikan strateginya untuk tetap kompetitif dalam menarik deposito. Fokus pada saluran digital adalah komponen kunci dari strategi ini, karena memungkinkan bank untuk mengurangi biaya operasional sambil memberikan solusi perbankan yang nyaman bagi nasabah.
Kesuksesan inisiatif ini akan sangat krusial bagi bank dalam menjaga likuiditas dan stabilitas pendanaan. Ketika akhir tahun mendekat, persaingan untuk deposito diperkirakan akan semakin ketat, membuat efektivitas strategi ini sangat vital bagi kinerja bank secara keseluruhan.
Strategi Pengumpulan Dana Murah
Peningkatan Tabungan Digital