Key insights and market outlook
Meski terjadi fluktuasi Rupiah, bank-bank di Indonesia mempertahankan likuiditas valas yang kuat dengan dana pihak ketiga valas mencapai Rp1.357 triliun hingga November 2025, tumbuh 0,22% secara bulanan 1
Bank-bank di Indonesia berhasil mempertahankan likuiditas valas yang kuat meskipun terjadi fluktuasi Rupiah, dengan dana pihak ketiga valas mencapai Rp1.357 triliun hingga November 2025 1
Pasar uang antar bank valas mengalami penurunan volume transaksi yang signifikan, dengan transaksi turun 39,13% menjadi US$59,65 juta pada periode yang sama 1
Moch Amin Nurdin, Penasihat di Banking & Finance Development Center, mencatat bahwa likuiditas valas memang menantang sejak pertengahan 2025 karena penurunan arus devisa, sebagian akibat kebijakan tarif dan koreksi harga komoditas global. Meskipun ada tantangan ini, sektor perbankan telah mempertahankan likuiditas valas yang cukup untuk mendukung operasional dan aktivitas pemberian kredit mereka.
Posisi likuiditas saat ini menunjukkan bahwa bank-bank Indonesia berada pada posisi yang baik untuk mengelola fluktuasi mata uang sambil terus melakukan aktivitas pemberian kredit. Kombinasi antara simpanan valas yang kuat dan pengelolaan likuiditas yang hati-hati menunjukkan fondasi yang stabil bagi sektor perbankan di tengah kondisi eksternal yang menantang.
FX Third-Party Funds Growth
Interbank FX Market Decline