Indonesian Banks Remain Optimistic About MSME Growth Amid Economic Challenges
Back
Back
5
Impact
4
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedJan 18
Sources1 verified

Bank di Indonesia Tetap Optimis Pertumbuhan UMKM di Tengah Tantangan Ekonomi

Tim Editorial AnalisaHub·18 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Meski tantangan di segmen UMKM masih berlanjut akibat ketidakpastian geopolitik global dan permintaan pembiayaan yang belum sepenuhnya pulih, bank-bank besar di Indonesia termasuk Permata Bank, Allo Bank, dan BSI tetap optimis terhadap potensi pertumbuhan UMKM. Bank-bank ini menerapkan strategi seperti pertumbuhan yang prudent, digitalisasi proses kredit, dan pembiayaan berbasis ekosistem untuk mengurangi risiko dan memanfaatkan peluang di segmen UMKM.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Bank di Indonesia Tetap Optimis terhadap Potensi Pertumbuhan UMKM

Pendekatan Strategis dalam Pembiayaan UMKM

Bank-bank besar di Indonesia tetap optimis terhadap potensi pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) meskipun masih menghadapi tantangan. Menurut Direktur Utama Permata Bank, Meliza M. Rusli, bank tersebut tetap positif terhadap pertumbuhan UMKM yang didukung oleh regulasi baru dan digitalisasi proses kredit.

Strategi Manajemen Risiko

Untuk mengatasi tantangan, bank-bank menerapkan berbagai strategi manajemen risiko. Permata Bank fokus pada pertumbuhan yang prudent dengan menargetkan segmen mikro dan UMKM yang memiliki rekam jejak digital. Mereka juga memanfaatkan Innovative Credit Scoring (ICS) dan kolaborasi ekosistem untuk memperkuat rantai pasok UMKM. Direktur Risiko Allo Bank, Ganda Raharja Rusli, menekankan pentingnya memiliki strategi filtering yang kuat dan monitoring usaha yang ketat untuk menyeimbangkan peluang dan risiko di sektor UMKM.

Konteks Ekonomi dan Kinerja Pasar

Lanskap kredit UMKM menunjukkan kontraksi pada November 2025, dengan total kredit UMKM menurun sebesar 0,7% year-on-year menjadi Rp1.493,8 triliun. Kontraksi ini terutama disebabkan oleh penurunan kredit skala mikro dan menengah yang masing-masing turun sebesar 5,5% YoY dan 0,6% YoY. Namun, kredit UMKM skala kecil menunjukkan pertumbuhan positif, mencapai Rp526,9 triliun dengan peningkatan 5,9% YoY, meskipun lebih lambat dari pertumbuhan bulan sebelumnya yang sebesar 6,4% YoY.

Transformasi Digital dalam Pembiayaan UMKM

Direktur Retail Banking BSI, Kemas Erwan Husainy, menyoroti strategi banknya dalam mengadopsi pembiayaan berbasis ekosistem dengan berintegrasi ke dalam rantai nilai industri seperti bisnis halal, pesantren, dan komunitas lokal. Pendekatan ini, dikombinasikan dengan proses bisnis yang didigitalisasi dan penilaian kredit yang lebih akurat, membantu mengurangi risiko sambil menargetkan peluang pertumbuhan.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
11 hours ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BBNIBBHIBRIS

Topics Covered

MSME FinancingBanking StrategyDigital Transformation in Finance

Key Events

1

MSME Credit Contraction

2

Banking Strategy Adjustments

3

Digitalization in MSME Financing

Timeline from 1 verified sources