Key insights and market outlook
Bank-bank di Indonesia tetap optimis menghadapi Kuartal I-2026 meskipun ada ketidakpastian ekonomi global. Direktur Utama Bank BJB Syariah Arief Setyahadi dan Presiden Direktur BCA Syariah Yuli Melati Suryaningrum mengungkapkan keyakinan terhadap fundamental ekonomi Indonesia. Indikator utama termasuk inflasi yang stabil, PMI manufaktur yang ekspansif, dan konsumsi domestik yang kuat. Bank-bank fokus pada penyesuaian strategis untuk memperkuat kualitas pendanaan, meningkatkan efisiensi operasional, dan mengembangkan layanan secara prudent 1
Meskipun dinamika ekonomi global menuntut kehati-hatian, bank-bank di Indonesia tetap optimis menghadapi kuartal pertama 2026. Arief Setyahadi, Direktur Utama Bank BJB Syariah, memberikan skor optimisme 4 dari 5 berdasarkan asumsi makroekonomi dan arah kebijakan fiskal dalam Rencana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2026 1
Beberapa indikator positif mendukung optimisme bank-bank:
Bank-bank melakukan penyesuaian strategi bisnis mereka untuk selaras dengan kebijakan pemerintah dan arah regulasi. Area fokus utama meliputi:
Sementara kebijakan fiskal yang ekspansif, termasuk penempatan Rp200 triliun dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) di bank Himbara, dicatat, dampaknya dianggap gradual dan tidak langsung. Bank-bank memantau perkembangan ini sambil mempertahankan pendekatan hati-hati terhadap dinamika masa depan 2
Banking Sector Strategy Adjustment
Q1 2026 Economic Outlook