Indonesian Banks Respond to OJK's Plan to Remove KBMI 1 Category
Back
Back
6
Impact
7
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 5
Sources1 verified

Bank-bank di Indonesia Tanggapi Rencana OJK Hapus Kategori KBMI 1

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Beberapa bank di Indonesia, termasuk PT Bank Neo Commerce (BNC) dan PT Bank BCA Syariah, telah menanggapi proposal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menghapus kategori KBMI 1, yang saat ini mencakup bank dengan modal inti hingga Rp6 triliun. Bank-bank tersebut sedang mempelajari proposal tersebut dan berdiskusi dengan OJK mengenai strategi konsolidasi potensial, dengan beberapa di antaranya mempertimbangkan merger dan akuisisi sebagai kemungkinan hasil.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Bank-bank di Indonesia Tanggapi Rencana OJK Hapus Kategori KBMI 1

Bank-bank Mempelajari Dampak Potensial dan Strategi Konsolidasi

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah mengusulkan penghapusan kategori KBMI 1, yang saat ini didefinisikan sebagai bank dengan modal inti hingga Rp6 triliun, sesuai dengan POJK No.12/POJK.03/2021. Beberapa bank yang terkena dampak, termasuk PT Bank Neo Commerce (BNC), PT Bank BCA Syariah, dan PT Krom Bank Indonesia, telah mulai menilai dampak potensial dan mengeksplorasi strategi konsolidasi.

Respons Bank terhadap Proposal OJK

  • Posisi BNC: CEO BNC, Eri Budiono, menyatakan bahwa bank sedang mempelajari proposal tersebut dan berdiskusi dengan OJK dan pemegang saham pengendali mengenai strategi kepatuhan. Budiono menekankan bahwa bank akan mengevaluasi opsi yang tersedia untuk memenuhi peraturan baru.
  • Posisi BCA Syariah: Direktur BCA Syariah, Pranata, menunjukkan bahwa bank masih menunggu notifikasi resmi dari OJK sebelum membuat keputusan lebih lanjut. Pranata mencatat bahwa saat ini bank belum memiliki rencana untuk aksi korporasi seperti merger atau akuisisi.
  • Strategi Krom Bank: Direktur Utama Krom Bank, Anton Hermawan, mengungkapkan bahwa bank terus mencari peluang kolaborasi dan sinergi strategis dalam industri keuangan. Krom Bank telah menerapkan berbagai strategi, termasuk kolaborasi bisnis dengan fintech, e-commerce, dan lembaga keuangan lainnya untuk memperluas jangkauan layanan dan memperkuat portofolio produk, terutama dalam kredit digital dan loan channeling.

Latar Belakang Proposal OJK

Proposal OJK bertujuan untuk mendorong konsolidasi perbankan, sehingga memperkuat struktur perbankan nasional dan meningkatkan efisiensi. Menurut Dian Ediana Rae, Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, penghapusan kategori KBMI 1 diharapkan dapat mendorong bank-bank kecil untuk melakukan konsolidasi menjadi entitas yang lebih besar. Hingga September 2025, modal inti BNC tercatat sebesar Rp3,94 triliun, BCA Syariah sebesar Rp3,24 triliun, dan Krom Bank sebesar Rp3,31 triliun, semuanya berada dalam kategori KBMI 1.

Implikasi bagi Sektor Perbankan Indonesia

Penghapusan KBMI 1 yang diusulkan kemungkinan akan memiliki implikasi signifikan bagi lanskap perbankan Indonesia. Bank-bank kecil mungkin perlu mempertimbangkan strategi konsolidasi, termasuk merger dan akuisisi, untuk mematuhi perubahan peraturan yang diantisipasi. Langkah ini diharapkan akan menghasilkan sektor perbankan yang lebih kuat dan efisien, lebih siap untuk mendukung pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
13 min
Sources
1 verified
Related Stocks
BBYBBCA SyariahBBSI

Topics Covered

Banking ConsolidationFinancial RegulationBanking Sector

Key Events

1

OJK Proposal to Remove KBMI 1

2

Banking Consolidation Plans

3

Potential Mergers and Acquisitions

Timeline from 1 verified sources