Key insights and market outlook
Beberapa bank di Indonesia, termasuk PT Bank Central Asia Tbk (BCA), melaporkan peningkatan biaya operasional atau biaya overhead di Kuartal III-2025. Biaya overhead BCA naik 5% secara tahunan menjadi Rp 28 triliun, terutama karena adanya peningkatan 7,7% pada biaya umum dan administrasi. Meskipun demikian, rasio biaya terhadap pendapatan BCA sedikit membaik menjadi 29,2% dari 30,2% di Kuartal III-2024.
Beberapa bank besar di Indonesia melaporkan peningkatan biaya operasional atau biaya overhead pada kuartal ketiga tahun 2025. PT Bank Central Asia Tbk (BCA), salah satu bank terbesar di negara ini, mengalami kenaikan biaya overhead menjadi Rp 28 triliun dalam sembilan bulan pertama tahun 2025. Ini merupakan peningkatan sebesar 5% secara tahunan.
Kenaikan biaya overhead BCA terutama disebabkan oleh peningkatan sebesar 7,7% pada biaya umum dan administrasi, yang mencapai Rp 14,5 triliun. Meskipun terjadi peningkatan biaya secara keseluruhan, BCA berhasil sedikit memperbaiki rasio biaya terhadap pendapatan (CIR). CIR turun 1% menjadi 29,2% di Kuartal III-2025, dari 30,2% pada periode yang sama tahun lalu.
Kenaikan biaya overhead merupakan perkembangan penting bagi sektor perbankan Indonesia. Meskipun perbaikan CIR BCA merupakan tanda positif, peningkatan biaya operasional secara keseluruhan dapat memiliki implikasi bagi bank-bank lain. Tren ini mungkin disebabkan oleh berbagai faktor termasuk tekanan inflasi dan peningkatan investasi pada infrastruktur digital.
Increase in Bank Overhead Costs
Improvement in Cost-to-Income Ratio