Indonesian Banks See Surge in E-Money Transactions During Year-End Holidays
Back
Back
5
Impact
4
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 23
Sources3 verified

Bank di Indonesia Alami Lonjakan Transaksi Uang Elektronik saat Libur Akhir Tahun

Tim Editorial AnalisaHub·23 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Bank-bank besar Indonesia, termasuk Bank Mandiri (BMRI) dan Bank Central Asia (BCA), mengalami pertumbuhan signifikan dalam transaksi uang elektronik selama libur akhir tahun 2025. Transaksi Mandiri e-money meningkat setelah bank tersebut mendistribusikan 956.250 kartu baru untuk memenuhi permintaan yang meningkat 1

2. Flazz milik BCA mencatat 964 juta transaksi dalam 11 bulan pertama 2025, tumbuh 11% tahun-ke-tahun 1. Total dana mengendap di uang elektronik dan dompet digital mencapai Rp15,86 triliun pada Oktober 2025, meningkat 19,76% secara tahunan 3.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Bank di Indonesia Alami Lonjakan Transaksi Uang Elektronik saat Libur Akhir Tahun

Pertumbuhan Kuat dalam Pembayaran Digital

Bank-bank besar Indonesia mengalami peningkatan signifikan dalam transaksi uang elektronik selama libur akhir tahun 2025. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) mendistribusikan 956.250 kartu e-money baru di seluruh Indonesia untuk memenuhi antisipasi peningkatan transaksi 2

. Langkah strategis ini sejalan dengan pengamatan bank terhadap meningkatnya permintaan transaksi non-tunai, khususnya di sektor transportasi, jalan tol, parkir, dan pembayaran lainnya.

Statistik Transaksi Digital

Pertumbuhan transaksi uang elektronik bukan hanya terjadi pada Mandiri saja. PT Bank Central Asia Tbk (BCA) melaporkan bahwa layanan Flazz e-money mencapai 964 juta transaksi dalam 11 bulan pertama 2025, mewakili pertumbuhan 11% tahun-ke-tahun 1

. Nilai transaksi juga mengalami peningkatan 12% tahunan, dengan total kartu Flazz yang beredar melebihi 29 juta.

Pertumbuhan Industri Secara Luas

Lonjakan transaksi uang elektronik selama libur akhir tahun merupakan bagian dari tren yang lebih luas dalam lanskap pembayaran digital Indonesia. Menurut data Bank Indonesia, total dana mengendap di uang elektronik dan dompet digital mencapai Rp15,86 triliun pada Oktober 2025, menandai peningkatan 19,76% tahunan 3

. Pertumbuhan ini didorong oleh layanan e-money perbankan dan non-perbankan, dengan masing-masing sebesar Rp4,77 triliun dan Rp11,09 triliun.

Faktor Pendorong Pertumbuhan

Beberapa faktor berkontribusi pada pertumbuhan cepat transaksi uang elektronik:

  1. Mobilitas meningkat: Aktivitas perjalanan dan belanja yang lebih tinggi selama liburan
  2. Penerimaan yang lebih luas: Adopsi e-money yang lebih luas dalam sistem transportasi
  3. Infrastruktur digital: Integrasi pembayaran digital yang lebih baik di berbagai platform
  4. Preferensi konsumen: Meningkatnya preferensi untuk pembayaran tanpa kontak

Dampak pada Bank

Lonjakan transaksi uang elektronik berdampak positif pada pendapatan berbasis komisi bank. Bagi BCA, pertumbuhan transaksi digital berkontribusi pada peningkatan 12,4% tahun-ke-tahun dalam pendapatan non-bunga menjadi Rp21,3 triliun pada Q3 2025 1

. Pendapatan biaya dan komisi bank naik 9,5% menjadi Rp15,1 triliun selama periode yang sama.

Prospek Masa Depan

Ketika Indonesia terus mengadopsi pembayaran digital, bank-bank kemungkinan akan terus fokus pada peningkatan layanan e-money mereka. Bank Mandiri berkomitmen untuk mendorong inovasi dalam penawaran e-money, dengan opsi top-up yang mudah melalui berbagai platform digital menjadi fitur utama 2

. Pengembangan ekosistem pembayaran yang seamless akan terus mendorong pertumbuhan sektor e-money.

Sumber

  1. [Bisnis.com - Lonjakan Belanja Uang Elektronik saat Nataru](
  2. [Bisnis.com - Bank Mandiri Sebar Hampir 1 Juta Kartu e-Money](
  3. [Kontan - Duit Mengendap di Kartu Uang Elektronik](
Original Sources

Story Info

Published
3 weeks ago
Read Time
17 min
Sources
3 verified

Topics Covered

Digital Payments GrowthE-Money TransactionsBanking Technology

Key Events

1

E-Money Transaction Surge

2

Digital Payment Growth

3

Fee-Based Income Increase

Timeline from 3 verified sources