Indonesian Banks Struggle with Slowing Credit Growth and Profitability
Back
Back
2
Impact
3
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 1
Sources2 verified

Perbankan Indonesia Terus Berjuang dengan Perlambatan Pertumbuhan Kredit dan Profitabilitas

Tim Editorial AnalisaHub·1 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Bank-bank di Indonesia menghadapi tantangan dalam mencapai target pertumbuhan kredit dan profitabilitas di tahun 2025. Pertumbuhan kredit melambat menjadi 7,36% per Oktober 2025, jauh dari ekspektasi pertumbuhan dua digit 2

. Kredit modal kerja menunjukkan kinerja yang sangat lemah, hanya tumbuh 2,1% secara tahunan menjadi Rp 3.448,2 triliun. Suku bunga kredit yang tinggi disebut-sebut sebagai faktor utama yang menahan permintaan kredit. Hanya beberapa bank besar seperti Bank Mandiri dan Bank Syariah Indonesia yang berhasil mencapai pertumbuhan dua digit.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Sektor Perbankan Indonesia Menghadapi Tantangan di 2025

Perlambatan Pertumbuhan Kredit

Sektor perbankan Indonesia mengalami perlambatan pertumbuhan kredit per Oktober 2025, dengan total pertumbuhan kredit hanya mencapai 7,36% secara tahunan 2

. Performa ini jauh di bawah ekspektasi pertumbuhan dua digit yang diharapkan. Segmen kredit modal kerja terpengaruh secara khusus, menunjukkan pertumbuhan yang sangat lambat yaitu 2,1% secara tahunan menjadi Rp 3.448,2 triliun per Oktober 2025 1.

Faktor Penyebab Perlambatan

Beberapa faktor berkontribusi pada perlambatan ini. Suku bunga kredit yang tinggi tetap menjadi faktor penghambat signifikan bagi dunia usaha untuk mengambil pembiayaan baru 1

. Pendekatan kehati-hatian oleh pelaku usaha dalam melakukan ekspansi akibat ketidakpastian ekonomi juga berperan. Moch Amin Nurdin, Penasihat di Banking & Finance Development Center, menekankan bahwa lingkungan suku bunga tinggi saat ini membuat perusahaan lebih berhati-hati dalam menambah utang baru 1.

Performa Bank-Bank Besar

Di antara sepuluh bank terbesar, hanya Bank Mandiri dan Bank Syariah Indonesia (BSI) yang berhasil mencapai pertumbuhan pembiayaan dua digit, masing-masing sebesar 11,08% dan 13,01% 2

. Hal ini menunjukkan bahwa bank-bank besar dengan posisi modal yang kuat lebih siap menghadapi lingkungan yang menantang.

Implikasi bagi Sektor Perbankan

Perlambatan pertumbuhan kredit dan profitabilitas menimbulkan tantangan signifikan bagi bank-bank di Indonesia dalam mencapai target tahunan mereka. Bank-bank kini berfokus pada inisiatif strategis untuk merangsang permintaan dan meningkatkan aktivitas pinjaman. Kondisi pasar saat ini menunjukkan bahwa bank-bank perlu menyesuaikan strategi mereka untuk mempertahankan momentum pertumbuhan di sisa tahun 2025.

Sumber

  1. [Kontan - Kredit Modal Kerja Masih Lesu](
  2. [Kontan - Perbankan Kian Sulit Kejar Target](
Original Sources

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
11 min
Sources
2 verified
Related Stocks
IHSGBRISBBCABMRI

Topics Covered

Indonesian Banking Sector PerformanceCredit Growth TrendsFinancial Services Industry UpdateBanking Industry Challenges

Key Events

1

Slowing Credit Growth in 2025

2

Working Capital Loan Performance

3

Banking Sector Challenges

Timeline from 2 verified sources