Indonesian Banks Warn of Rising Financial Fraud During Holiday Season
Back
Back
4
Impact
7
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 21
Sources2 verified

Bank di Indonesia Waspada terhadap Penipuan Keuangan Saat Liburan

Tim Editorial AnalisaHub·21 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Menjelang liburan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, bank-bank di Indonesia mewaspadai peningkatan upaya penipuan keuangan. Bank melaporkan lonjakan transaksi selama periode liburan, dengan transaksi kartu kredit meningkat 75% di Kuartal IV 2024 1

. Modus penipuan yang umum termasuk agen perjalanan palsu, phishing, dan penipuan QRIS. Untuk mengurangi risiko, bank menyarankan nasabah menggunakan kanal resmi untuk transaksi dan melindungi informasi perbankan sensitif.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Sektor Perbankan Indonesia Mengingatkan Nasabah terhadap Risiko Penipuan Liburan

Peningkatan Volume Transaksi dan Upaya Penipuan

Saat Indonesia bersiap untuk liburan Natal dan Tahun Baru 2025/2026, lembaga keuangan mewaspadai peningkatan signifikan upaya penipuan keuangan. Enriko Sutarto, Consumer Lending Business Head Bank Danamon, menekankan bahwa penipu tidak libur dan terus beraktivitas selama musim liburan 1

.

Meningkatnya Aktivitas Transaksi

Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa perjalanan domestik mencapai 101,08 juta perjalanan pada Desember 2024, atau meningkat 11,63% secara tahunan dibandingkan Desember 2023 1

. Perjalanan internasional juga meningkat signifikan dengan 810.440 wisatawan Indonesia bepergian ke luar negeri, atau naik 19,13% dari tahun sebelumnya.

Lonjakan Transaksi Perbankan

Peningkatan perjalanan ini diikuti dengan lonjakan transaksi keuangan. Bank Indonesia melaporkan bahwa penyaluran kredit baru meningkat signifikan di Kuartal IV 2024. Transaksi kartu kredit mengalami peningkatan sebesar 75% di Kuartal IV 2024, naik dari 68,0% di Kuartal III 2024. Kredit Tanpa Agunan juga tumbuh sebesar 67,6% di Kuartal IV 2024, dibandingkan 64,9% di kuartal sebelumnya 1

.

Skema Penipuan yang Umum

Bank telah mengidentifikasi beberapa skema penipuan yang umum terjadi selama liburan:

  1. Agen perjalanan palsu menawarkan paket liburan menarik
  2. Phishing melalui email atau telepon
  3. Skimming kartu di ATM dan mesin EDC
  4. Penipuan QRIS melalui kode pembayaran palsu
  5. Penipuan media sosial menggunakan akun agen perjalanan palsu

Langkah Pencegahan

Untuk melindungi diri dari skema penipuan ini, bank menyarankan nasabah untuk:

  1. Menggunakan kanal resmi untuk pemesanan perjalanan dan transaksi
  2. Melindungi informasi sensitif seperti kode OTP, nomor CVV/CVC, dan PIN
  3. Menghindari tautan suspicious dan file APK tidak dikenal
  4. Mengamankan kartu selama perjalanan
  5. Menggunakan jaringan aman untuk transaksi perbankan

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) juga telah mengeluarkan peringatan tentang skema penipuan baru, termasuk file .APK berbahaya yang menyamar sebagai ucapan Natal 2

.

Sumber

  1. [Bisnis.com](
  2. [Detik Finance](
Original Sources

Story Info

Published
3 weeks ago
Read Time
13 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Financial Fraud PreventionHoliday Season ScamsBanking Security Measures

Key Events

1

Holiday Season Fraud Alert

2

Increased Financial Transaction Surveillance

3

Banking Sector Fraud Prevention Measures

Timeline from 2 verified sources