Key insights and market outlook
Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) mengungkapkan bahwa banyak pemerintah daerah meminta pembangunan mal di wilayahnya. Tren ini didorong oleh keinginan para pemimpin daerah untuk meningkatkan ekonomi lokal melalui infrastruktur ritel modern. Ketua Umum Alphonsus Widjaja mengungkapkan optimisme tentang pertumbuhan pusat perbelanjaan hingga 2026, dengan program diskon yang meningkat sebagai penggerak utama.
Asosiasi Pengelola Pusat Belanja Indonesia (APPBI) telah melaporkan tren signifikan di mana banyak pemerintah daerah secara aktif meminta pembangunan mal di wilayah mereka. Perkembangan ini muncul karena para pemimpin daerah semakin menyadari potensi infrastruktur ritel modern untuk mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
Ketua Umum APPBI Alphonsus Widjaja berbagi bahwa selama kunjungan baru-baru ini ke Kutai Kartanegara, Bupati setempat mengungkapkan keinginan kuat untuk memiliki mal di daerah tersebut. Permintaan ini tidak terisolasi, karena banyak pejabat pemerintah di berbagai tingkat sekarang berusaha untuk membangun pusat perbelanjaan di wilayah mereka. Permintaan ini menyoroti kesadaran yang meningkat di kalangan pemimpin daerah akan pentingnya ruang ritel modern dalam mendorong aktivitas ekonomi lokal.
Widjaja tetap optimis tentang prospek pusat perbelanjaan di Indonesia hingga akhir 2025 dan memasuki 2026. Ia mengaitkan pandangan positif ini dengan peningkatan jumlah program diskon yang dilaksanakan oleh pengecer. Aktivitas promosi ini diharapkan dapat menarik lebih banyak konsumen ke mal, sehingga meningkatkan lalu lintas kaki dan kinerja bisnis secara keseluruhan.
Permintaan yang meningkat untuk mal di daerah-daerah pedalaman menghadirkan baik peluang maupun tantangan bagi sektor ritel. Sementara itu menunjukkan potensi perluasan di luar pusat-pusat perkotaan besar, hal ini juga membutuhkan perencanaan dan pelaksanaan yang cermat untuk memastikan bahwa pembangunan ini memenuhi kebutuhan konsumen lokal secara efektif. Tren ini kemungkinan akan memiliki implikasi signifikan bagi ekonomi lokal dan lanskap ritel nasional.
Increased Demand for Regional Shopping Malls
Local Government Requests for Retail Development