Key insights and market outlook
Ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai USD 200-360 miliar pada tahun 2030, didorong oleh lebih dari 200 juta pengguna internet dan meningkatnya adopsi digital di kalangan pelaku usaha. Seiring dengan meningkatnya pemrosesan dokumen digital, pemahaman tentang penggunaan e-Meterai PERURI yang tepat menjadi sangat penting untuk kepatuhan. Pelaku usaha kini dapat membeli dan menerapkan e-meterai secara langsung melalui platform resmi seperti Mekari Sign, sehingga menyederhanakan proses dokumen sambil menjaga keabsahan hukum.
Ekonomi digital Indonesia diproyeksikan mencapai USD 200-360 miliar pada tahun 2030, didorong oleh basis besar lebih dari 200 juta pengguna internet dan meningkatnya adopsi teknologi digital di berbagai sektor bisnis. Pemerintah telah melaporkan bahwa sekitar 27 juta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) telah mengadopsi teknologi digital, dengan target mencapai 30 juta UMKM terdigitalisasi. Namun, pemanfaatan alat digital saat ini masih terkonsentrasi terutama pada transaksi pemasaran dan penjualan.
Seiring dengan meningkatnya pemrosesan dokumen secara elektronik, penggunaan tanda tangan digital diproyeksikan tumbuh dengan CAGR sebesar 14,7% hingga 2030. Peralihan ini memerlukan pemahaman komprehensif tentang persyaratan hukum, khususnya terkait penggunaan e-Meterai PERURI - solusi meterai digital yang memiliki kekuatan hukum setara dengan meterai fisik tradisional. e-Meterai berfungsi sebagai bukti pembayaran bea meterai dan memberikan dasar hukum untuk kontrak dan perjanjian bisnis, terutama dalam kasus sengketa atau audit.
Untuk memfasilitasi kepatuhan, e-Meterai PERURI tersedia melalui distributor dan mitra resmi. Mekari Sign, sebagai reseller resmi, telah bermitra dengan distributor yang ditunjuk PERURI (PDS) untuk memungkinkan pelaku usaha membeli dan menerapkan e-meterai langsung dalam alur kerja dokumen mereka. Prosesnya meliputi:
Setelah pembayaran diproses, kuota e-Meterai otomatis dikreditkan ke akun pengguna, memungkinkan penerapan langsung pada dokumen digital sebelum melanjutkan dengan tanda tangan elektronik. Proses yang efisien ini menghilangkan kebutuhan akan meterai fisik dan aplikasi manual, sehingga meningkatkan efisiensi pemrosesan dokumen secara signifikan sambil menjaga kepatuhan hukum penuh.
e-Meterai Implementation
Digital Document Processing Adoption