Indonesian Cement Companies Face Challenges as Demand Remains Sluggish
Back
Back
6
Impact
5
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 5
Sources1 verified

Emiten Semen RI Terus Tertekan, Permintaan Belum Pulih

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Produsen semen besar Indonesia, termasuk PT Semen Indonesia (SMGR), PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP), dan PT Cemindo Gemilang (CMNT), melaporkan hasil keuangan yang beragam di kuartal III-2025 di tengah permintaan domestik yang lesu. Meskipun pendapatan sebagian besar perusahaan menurun, INTP menunjukkan pertumbuhan laba bersih tipis sebesar 0,95% menjadi Rp 1,06 triliun. Sektor ini menghadapi tantangan berkelanjutan karena konsumsi semen domestik tetap lemah, yang berpotensi berdampak pada kinerja tahun depan.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Sektor Semen Indonesia Menghadapi Tekanan Berlanjut

Hasil Keuangan Kuartal III-2025 yang Bervariasi

Industri semen Indonesia mengalami kinerja keuangan yang beragam di kuartal III-2025, dengan pemain besar melaporkan tingkat keberhasilan yang berbeda-beda di tengah kondisi pasar yang menantang. PT Semen Indonesia (SMGR), produsen semen terbesar di Indonesia, mengalami penurunan pendapatan sebesar 3,76% year-on-year menjadi Rp 25,30 triliun. Laba bersih perusahaan ini mengalami penurunan signifikan sebesar 84,04% menjadi Rp 114,83 miliar.

Tren Pendapatan dan Profitabilitas

Perusahaan semen besar lainnya menunjukkan metrik kinerja yang berbeda. PT Indocement Tunggal Prakarsa (INTP) melaporkan penurunan pendapatan sebesar 3,07% menjadi Rp 12,91 triliun, namun berhasil mencapai pertumbuhan laba bersih marginal sebesar 0,95% menjadi Rp 1,06 triliun. Sebaliknya, PT Cemindo Gemilang (CMNT) mengalami penurunan pendapatan sebesar 1,07% menjadi Rp 6,42 triliun, sementara kerugian bersihnya melebar sebesar 5,72% menjadi Rp 186,82 miliar.

Tantangan dan Prospek Pasar

Sektor semen terus menghadapi tantangan signifikan terutama karena permintaan domestik yang lesu. Kurangnya pemulihan konsumsi domestik telah memberi tekanan pada produsen besar, yang berpotensi menetapkan tahap untuk tahun yang menantang ke depan. Analis industri memantau dengan cermat apakah tren saat ini akan berlanjut dan bagaimana perusahaan mungkin menyesuaikan strategi mereka untuk mengurangi dampak permintaan yang lemah.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
8 min
Sources
1 verified
Related Stocks
SMGRINTPCMNT

Topics Covered

Cement Industry PerformanceFinancial Results Q3 2025Domestic Demand Challenges

Key Events

1

Q3 2025 Financial Results Announcement

2

Revenue Decline in Cement Sector

3

Net Profit Volatility

Timeline from 1 verified sources