Indonesian Civil Servants Urged to Embrace Change and Integrity in Leadership
Back
Back
2
Impact
3
Urgency
Sentiment Analysis
BearishPositiveBullish
PublishedDec 7
Sources1 verified

ASN Indonesia Didorong untuk Merangkul Perubahan dan Integritas dalam Kepemimpinan

Tim Editorial AnalisaHub·7 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Lembaga Administrasi Negara (LAN) menekankan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mengembangkan kepemimpinan adaptif dan integritas kuat untuk memajukan bangsa. Prinsip kepemimpinan kunci meliputi menjadi agen perubahan, pembelajaran berkelanjutan, dan menjaga integritas sebagai kompas moral. Program pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) berfokus pada pengembangan kompetensi ini melalui pendekatan blended learning dan pengalaman lapangan praktis.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

ASN Indonesia Didorong untuk Merangkul Perubahan dan Integritas

Mengembangkan Kepemimpinan Adaptif untuk Kemajuan Bangsa

Lembaga Administrasi Negara (LAN) menekankan bahwa Aparatur Sipil Negara (ASN) harus mengembangkan kepemimpinan adaptif dan integritas kuat untuk memajukan bangsa secara efektif. Menurut Tri Widodo Wahyu Utomo, Deputi Bidang Pengembangan Kapasitas ASN LAN, ASN menghadapi tantangan untuk meninggalkan zona nyaman dan mentransformasi paradigma mereka untuk menjadi pemimpin sejati.

Prinsip Kunci Kepemimpinan Efektif

Tri Widodo menekankan lima prinsip penting dalam kepemimpinan:

  1. Kepemimpinan melayani - memprioritaskan kebutuhan orang lain
  2. Agen perubahan - mendorong transformasi organisasi positif
  3. Pembelajaran berkelanjutan - menjaga kemampuan dalam lingkungan yang cepat berubah
  4. Membangun jaringan dan sinergi - berkolaborasi lintas batas organisasi
  5. Menjaga integritas - menegakkan standar etis sebagai kompas moral

Program Pelatihan Kepemimpinan Administrator (PKA) Angkatan VII Tahun 2025 menerapkan prinsip-prinsip ini melalui pendekatan blended learning yang komprehensif. Program ini mencakup instruksi kelas, modul e-learning, dan Studi Lapangan (Stula) yang memberikan wawasan kepada peserta tentang implementasi pembangunan daerah dan pelayanan publik.

Hasil dan Evaluasi Program

Evaluasi akhir program pelatihan didasarkan pada empat area penilaian:

  1. Kinerja akademis (15%)
  2. Pengalaman belajar lapangan (20%)
  3. Aktualisasi proyek perubahan (50%)
  4. Sikap perilaku (15%)

Seluruh 47 peserta, yang berasal dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, berhasil menyelesaikan program. Tiga peserta diakui sebagai Lulusan Teristimewa karena inisiatif perubahan inovatif mereka.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
10 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Public Sector Leadership DevelopmentCivil Service TrainingAdministrative Reform

Key Events

Timeline from 1 verified sources