Indonesian Clerics Debate Ruling on Greeting Christians During Christmas
Back
Back
2
Impact
3
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 24
Sources1 verified

Ulama Indonesia Perdebatkan Hukum Mengucapkan Selamat Natal bagi Umat Kristiani

Tim Editorial AnalisaHub·24 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Ulama terkemuka Indonesia, Habib Jafar dan Ustaz Adi Hidayat (UAD), memiliki pendapat yang berbeda tentang hukum mengucapkan Selamat Natal bagi umat Kristiani. Habib Jafar berpendapat bahwa diperbolehkan mengucapkan Selamat Natal berdasarkan rujukan Al-Quran dan ajaran Islam tentang menghormati agama lain. Sebaliknya, UAD menyarankan untuk tidak melakukannya, mengingat potensi keterlibatan dalam praktik keagamaan yang berbeda. Perdebatan ini menyoroti diskusi berkelanjutan tentang toleransi antaragama di Indonesia yang memiliki keragaman agama.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Ulama Indonesia Perdebatkan Hukum Mengucapkan Selamat Natal

Perbedaan Pendapat tentang Ucapan antar Agama

Pertanyaan apakah umat Islam Indonesia harus mengucapkan Selamat Natal kepada umat Kristiani telah memicu perdebatan di kalangan ulama. Dua ulama terkemuka, Habib Jafar dan Ustaz Adi Hidayat (UAD), memiliki pandangan yang berbeda tentang masalah ini. Habib Jafar, yang dikenal karena sikap toleransinya, baru-baru ini menunjukkan hal ini dengan mengucapkan Selamat Natal kepada Pastor Brian Siawarta pada Natal 2023. Ia membagikan pertemuan mereka di media sosial, menyoroti tradisinya mengunjungi teman-teman dari agama lain selama perayaan agama mereka.

Perspektif Habib Jafar tentang Mengucapkan Selamat Natal

Habib Jafar percaya bahwa mengucapkan Selamat Natal kepada umat Kristiani adalah diperbolehkan. Ia mendasarkan pendapatnya pada ajaran Islam, merujuk pada kisah Maryam dalam Al-Quran (Surat Maryam) di mana umat Islam dianjurkan untuk mengakui kelahiran Yesus Kristus, yang dianggap sebagai nabi dalam Islam. Ia juga mengutip hadits di mana Nabi Muhammad berdiri sebagai tanda hormat ketika prosesi pemakaman Yahudi melewati, menunjukkan penekanan Islam pada menghormati agama lain. Habib Jafar menafsirkan ajaran-ajaran ini sebagai dukungan untuk mengucapkan Selamat Natal kepada umat Kristiani.

Peringatan Ustaz Adi Hidayat tentang Ucapan Keagamaan

Sebaliknya, Ustaz Adi Hidayat menyarankan agar umat Islam tidak mengucapkan Selamat Natal. Meskipun ia mengakui pentingnya toleransi dan menghormati agama lain, UAD menekankan bahwa batas-batas tertentu tidak boleh dilanggar. Ia memperingatkan bahwa mengucapkan "Selamat Natal" dapat dilihat sebagai ikut serta atau mendukung keyakinan agama lain, terutama jika melibatkan unsur ibadah atau ritual yang berbeda dari praktik Islam. UAD menekankan bahwa toleransi Islam tidak boleh mengorbankan identitas keagamaan seseorang.

Implikasi untuk Hubungan antar Agama di Indonesia

Perdebatan antara Habib Jafar dan Ustaz Adi Hidayat mencerminkan diskusi yang lebih luas dalam komunitas keagamaan Indonesia tentang menjaga harmoni sambil melestarikan integritas keagamaan. Perbedaan pendapat mereka menyoroti kompleksitas navigasi hubungan antar agama di negara di mana toleransi beragama adalah landasan kohesi sosial. Dialog berkelanjutan antara berbagai perspektif keagamaan terus membentuk bagaimana orang Indonesia mendekati interaksi antar agama selama perayaan keagamaan.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
3 weeks ago
Read Time
13 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Interfaith DialogueReligious ToleranceIslamic Rulings

Key Events

Timeline from 1 verified sources