Key insights and market outlook
Pasar kendaraan niaga Indonesia masih tertekan di 2025, dengan penjualan Mitsubishi Fuso turun 9,9% tahun-ke-tahun selama Januari-Oktober 2025 menurut Gaikindo. Para ahli industri memperingatkan bahwa kondisi sulit mungkin berlanjut hingga 2026 kecuali terjadi perubahan struktural signifikan. Direktur Penjualan & Pemasaran PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors, Aji Jaya, menyatakan bahwa tanpa perubahan besar, kondisi pasar kemungkinan tetap sulit.
Pasar kendaraan niaga di Indonesia masih menghadapi tekanan signifikan di 2025, dengan pemain besar mengalami penurunan penjualan yang substansial. Menurut data dari Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo), penjualan Mitsubishi Fuso turun 9,9% tahun-ke-tahun selama periode Januari-Oktober 2025. Penurunan ini mencerminkan kelemahan umum di segmen kendaraan komersial.
Aji Jaya, Direktur Penjualan & Pemasaran PT Krama Yudha Tiga Berlian Motors (KTB), distributor Mitsubishi Fuso di Indonesia, mengungkapkan kekhawatiran bahwa kondisi pasar yang sulit dapat berlanjut hingga 2026. Dalam wawancara di Surabaya, Jawa Timur, Aji menekankan bahwa tanpa perubahan struktural signifikan di industri, pasar kemungkinan akan terus menghadapi kesulitan. "Beberapa sektor tidak akan berubah kecuali ada transformasi besar. Kondisinya akan tetap menantang," kata Aji.
Pasar kendaraan niaga di Indonesia telah terpengaruh oleh berbagai faktor yang berkontribusi pada kelemahan saat ini. Para pemangku kepentingan industri kini mencari potensi reformasi struktural yang dapat membantu menghidupkan kembali sektor ini. Tahun mendatang akan menjadi penting dalam menentukan apakah pasar dapat pulih atau jika tantangan akan terus berlanjut.
Commercial Vehicle Sales Decline
Market Pressure Persistence