Key insights and market outlook
Beberapa emiten di Indonesia, termasuk PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) dan PT SLJ Global Tbk (SULI), berencana melakukan private placement di akhir 2025 untuk memperkuat struktur modal dan meningkatkan likuiditas. EMTK akan menerbitkan 34,7 juta saham baru senilai Rp 38,06 miliar, sementara SULI berencana menerbitkan hingga 632,07 juta saham, setara dengan 10% dari total modal yang disetor penuh.
Beberapa emiten di Indonesia saat ini tengah merencanakan private placement di kuartal akhir 2025. Langkah strategis ini bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan dan meningkatkan likuiditas di pasar. Dua perusahaan yang menjadi sorotan dalam aksi ini adalah PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) dan PT SLJ Global Tbk (SULI).
EMTK berencana menerbitkan 34,7 juta saham baru melalui private placement senilai Rp 38,06 miliar. Saham akan diterbitkan pada harga Rp 1.097 per lembar dengan nilai nominal Rp 20. Transaksi ini merupakan bagian dari Management and Employee Stock Option Program (MESOP) perusahaan. Pelaksanaan dijadwalkan pada 17 Desember 2025, bertepatan dengan pencatatan PT Super Bank Indonesia Tbk (SUPA).
SULI berencana melakukan penggalangan modal yang lebih besar dengan menerbitkan hingga 632,07 juta saham, mewakili 10% dari total modal disetor. Nilai nominal saham ini adalah Rp 100. Manajemen SULI menyatakan bahwa private placement ini bertujuan untuk memperkuat struktur permodalan dan keuangan. Likuiditas saham yang meningkat juga diharapkan dapat meningkatkan dinamika perdagangan dan diversifikasi sumber pendanaan perusahaan di luar fasilitas pinjaman tradisional.
Private placement ini menandakan pergeseran strategi emiten di Indonesia dalam mengoptimalkan struktur permodalan menjelang akhir tahun. Keberhasilan rencana ini kemungkinan akan memiliki implikasi signifikan terhadap kinerja saham perusahaan dan posisi pasar secara keseluruhan di pasar modal Indonesia.
Private Placement Plans
Capital Structure Enhancement
Share Issuance