Key insights and market outlook
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) turun 0,65% menjadi 8.545,86 setelah mencapai rekor tertinggi baru sebesar 8.622,27 pada awal perdagangan. Investor asing mencatatkan jual bersih Rp 283,93 miliar di seluruh pasar, dengan penjualan signifikan pada PT Bumi Resources (BUMI) dan PT Bank Rakyat Indonesia (BBRI). Volatilitas IHSG menunjukkan sifat dinamis pasar saham Indonesia.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) menunjukkan volatilitas intraday yang signifikan pada 27 November 2025, mencatat rekor tertinggi baru sebelum akhirnya turun 0,65% menjadi 8.545,86. Indeks awalnya melonjak ke 8.622,27, menandai puncak rekor baru sebelum berbalik arah.
Investor asing mencatatkan posisi jual bersih Rp 283,93 miliar di seluruh segmen pasar. Aktivitas jual terutama terlihat di pasar reguler, di mana investor asing melakukan jual bersih Rp 884,36 miliar. Namun, hal ini sebagian diimbangi dengan beli bersih Rp 600,42 miliar di pasar negosiasi.
Investor asing memfokuskan pembelian mereka pada saham teknologi dan industri, dengan pembelian signifikan pada:
Sebaliknya, mereka menunjukkan tekanan jual signifikan pada:
Volatilitas intraday IHSG mencerminkan interaksi kompleks antara profit-taking dan peluang investasi baru di pasar ekuitas Indonesia. Aktivitas investor asing yang signifikan di kedua arah menunjukkan minat terus-menerus pada aset Indonesia, meskipun dengan posisi yang hati-hati.
IHSG Record High Followed by Decline
Foreign Investor Net Sell Activity