Key insights and market outlook
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencapai rekor tertinggi 8.478,15 sebelum ditutup turun 0,04% menjadi 8.391,24. Meskipun terjadi koreksi, investor asing tetap mencatat posisi net buy Rp 416,04 miliar di seluruh pasar. Transaksi net buy besar terjadi pada PT Barito Renewables Energy (BREN) senilai Rp 310,6 miliar dan PT Mora Telematika Indonesia (MORA) senilai Rp 297,9 miliar.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami kenaikan signifikan pada perdagangan 10 November 2025, mencapai rekor tertinggi 8.478,15 pada sesi pagi. Meskipun mencapai level tertinggi ini, IHSG akhirnya ditutup turun 3,35 poin atau 0,04% menjadi 8.391,24. Koreksi ringan ini terjadi setelah indeks mencapai puncaknya pada pukul 10.00 WIB.
Investor asing tetap mencatat posisi net buy Rp 416,04 miliar di seluruh pasar Bursa Efek Indonesia. Aktivitas net buy ini terbagi antara pasar reguler (Rp 102,93 miliar) dan pasar negosiasi (Rp 313,11 miliar). Partisipasi investor asing yang terus berlanjut ini menunjukkan kepercayaan terhadap pasar Indonesia meskipun terjadi koreksi pada hari tersebut.
Transaksi net buy asing terbesar terjadi pada:1. PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN) - Rp 310,6 miliar2. PT Mora Telematika Indonesia Tbk (MORA) - Rp 297,9 miliar3. PT Darma Henwa Tbk (DEWA) - Rp 92,5 miliar
Sementara itu, transaksi net sell asing terbesar tercatat pada:1. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) - Rp 181,3 miliar2. PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) - Rp 141,4 miliar3. PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) - Rp 130 miliar
Partisipasi investor asing yang terus berlanjut, terutama melalui transaksi net buy signifikan di sektor energi terbarukan dan telekomunikasi, menunjukkan kepercayaan yang kuat terhadap sektor-sektor pertumbuhan Indonesia. Tercapainya rekor tertinggi intraday meskipun terjadi koreksi akhir hari menunjukkan momentum pasar yang kuat tetap terjaga.
IHSG Rekor Tertinggi
Net Buy Asing Signifikan