Indonesian Composite Index Shows Mixed Signals Amid Global Uncertainty
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedDec 5
Sources6 verified

IHSG Tunjukkan Sinyal Campuran di Tengah Ketidakpastian Global

Tim Editorial AnalisaHub·5 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,65% ke level 8.361,93 pada 18 November 2025, di tengah volatilitas pasar global dan depresiasi rupiah 2

. Meski turun, analis teknikal melihat indeks masih dalam fase uptrend yang didukung oleh positive crossover rata-rata pergerakan 4. Investor asing mencatatkan beli bersih Rp 281,3 miliar, dengan pembelian signifikan di BBRI dan BBNI 3.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

IHSG Tunjukkan Sinyal Campuran di Tengah Ketidakpastian Global

Performa Pasar pada 18 November 2025

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,65% ke level 8.361,93 pada 18 November 2025, mencerminkan tantangan dari volatilitas pasar global dan depresiasi rupiah terhadap dolar AS 2

. Meski turun, indeks menunjukkan resiliensi dengan tetap berada di atas level support kunci.

Analisis Teknikal dan Tren Pasar

Analis teknikal dari Mirae Asset Sekuritas Indonesia mengamati bahwa IHSG masih dalam fase uptrend, didukung oleh positive crossover antara rata-rata pergerakan 20 hari dan 60 hari 4

. Relative Strength Index (RSI) juga menunjukkan sinyal positif, mengindikasikan potensi kenaikan lebih lanjut. Namun, Herditya Wicaksana dari MNC Sekuritas mencatat bahwa indeks kemungkinan akan konsolidasi lebih lanjut sebelum melakukan pergerakan signifikan, dengan target skenario dasar 8.350 dan skenario terbaik 8.900 pada akhir tahun 1.

Aktivitas Investor Asing

Investor asing mencatatkan beli bersih Rp 281,3 miliar di seluruh pasar pada 18 November 2025 3

. Aktivitas beli bersih terutama terjadi di pasar negosiasi yang mencapai Rp 601,4 miliar, sementara pasar reguler mencatat jual bersih Rp 320,1 miliar. Saham-saham dengan pembelian asing signifikan termasuk PT Impack Pratama Industri Tbk (IMPC) Rp 544,8 miliar, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) Rp 256,6 miliar, dan PT Bank Negara Indonesia Tbk (BBNI) Rp 117,5 miliar.

Dinamika Pasar Valuta Asing

Rupiah mengalami depresiasi terhadap dolar AS, ditutup 0,09% lebih rendah di Rp 16.751 per USD menurut data Bloomberg 5

. Analis dari Doo Financial Futures mengaitkan pelemahan ini dengan sentimen risk-off global dan antisipasi keputusan kebijakan moneter Bank Indonesia. Rapat Dewan Gubernur (RDG) BI pada 19 November 2025 diperkirakan menjadi katalis kunci pergerakan mata uang, dengan ekspektasi konsensus menahan suku bunga di level 4,75% 5.

Performa Sektor dan Sentimen Pasar

Sektor energi memimpin penurunan, sementara saham properti menjadi satu-satunya sektor yang mencatat kenaikan 2

. Saham-saham terkait emas terus terkoreksi akibat penurunan harga emas global dan 2026. Pelaku pasar mengambil sikap hati-hati menjelang RDG BI, menimbang potensi dampak terhadap likuiditas pasar dan sentimen investor.

Sumber

  1. [Kontan - Menakar Potensi IHSG](
  2. [Kontan - Tekanan Jual Masih Kuat](
  3. [Kontan - IHSG Melemah 0,65%](
  4. [Kontan - IHSG Berpeluang Menguat](
  5. [Kontan - Menanti Hasil RDG Bank Indonesia](
  6. [Detik Finance - IHSG Dibuka Zona Hijau](
Original Sources

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
17 min
Sources
6 verified

Topics Covered

IHSG Market AnalysisMonetary Policy ExpectationForeign Investor Activity

Key Events

1

IHSG Market Movement

2

BI Rate Decision Anticipation

3

Foreign Net Buy Activity

Timeline from 6 verified sources