Key insights and market outlook
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penguatan tipis sebesar 0,19% menjadi 8.414,35 sepanjang pekan yang berakhir 21 November 2025. Meskipun terjadi peningkatan volatilitas pasar global dan regional, indeks tetap mampu menguat, didukung oleh sentimen positif global setelah berakhirnya government shutdown di Amerika Serikat. Pergerakan indeks selama pekan ini fluktuatif dipengaruhi berbagai faktor eksternal.
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada level 8.414,35 pada Jumat, 21 November 2025, mencatatkan penguatan mingguan sebesar 0,19% atau 16,21 poin. Meskipun mengalami fluktuasi intraday sepanjang pekan, indeks menunjukkan resiliensi menghadapi volatilitas pasar global dan regional yang meningkat. Pada hari perdagangan terakhir, indeks menunjukkan penurunan tipis sebesar 0,066% atau 5,57 poin, ditutup di 8.414,35.
Reza Diofanda, Analis Teknikal BRI Danareksa Sekuritas, mengaitkan resiliensi indeks dengan katalis positif global. Penyelesaian government shutdown AS diidentifikasi sebagai faktor kunci yang meredakan risiko pasar global dan memberikan dukungan pada IHSG. Perkembangan ini membantu menjaga kepercayaan investor di tengah ketidakpastian pasar.
Performa pasar sepanjang pekan ini ditandai dengan pergerakan fluktuatif yang dipengaruhi berbagai faktor eksternal. Meskipun volatilitas regional menghadirkan tantangan, kemampuan IHSG mencatatkan kenaikan mingguan menunjukkan kekuatan pasar yang mendasarinya. Performa indeks ini menunjukkan bahwa sentimen positif global dapat mengimbangi sebagian kekhawatiran domestik dan regional.
IHSG Weekly Gain
US Government Shutdown Resolution