Pengaduan Konsumen Indonesia Mencapai Tingkat Rekor di 2025
Lonjakan Laporan Konsumen
Kementerian Perdagangan Indonesia menerima 7.887 pengaduan konsumen pada tahun 2025, yang melibatkan transaksi senilai Rp18,19 miliar 23. Ini merupakan peningkatan signifikan dari tahun sebelumnya, dengan nilai transaksi naik 379% dibandingkan tahun 2024 3. Pengaduan mencakup berbagai sektor termasuk elektronik, kendaraan, dan sistem pembayaran, dengan mayoritas (7.836 kasus) terkait transaksi e-commerce 3.
Efektivitas Penyelesaian
Kementerian melaporkan bahwa 99% pengaduan berhasil ditangani, dengan hanya 34 kasus yang masih diproses hingga update terakhir 23. Tingkat penyelesaian yang tinggi ini menunjukkan efektivitas mekanisme perlindungan konsumen yang ada. Pengaduan konsumen terutama berfokus pada masalah seperti produk yang tidak sesuai deskripsi, barang rusak, dan kesulitan klaim garansi 3.
Pengaduan Sektor Keuangan
Dalam perkembangan terkait, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melaporkan menerima 831 pengaduan terkait kredit pemilikan rumah (KPR) pada tahun 2025 1. Dari jumlah tersebut, 95,91% telah ditangani oleh lembaga keuangan, sementara 4,04% masih dalam proses 1. Masalah umum termasuk keterlambatan pengembalian sertifikat properti setelah pelunasan pinjaman dan penolakan aplikasi KPR.
Sumber
- [Kontan - Pengaduan OJK](
- [Kontan - Pengaduan Kemendag](
- [Detik Finance - Laporan Konsumen](