Key insights and market outlook
Emiten di Indonesia menerbitkan obligasi korporasi senilai Rp198,81 triliun pada Januari-November 2025, meningkat 56,88% dibandingkan periode yang sama tahun lalu 1
Pasar obligasi korporasi Indonesia mengalami pertumbuhan signifikan di 2025, dengan total penerbitan mencapai Rp198,81 triliun pada Januari-November, meningkat 56,88% dibandingkan periode yang sama tahun 2024 1
Sektor multifinance memimpin penerbitan obligasi dengan Rp37,98 triliun, diikuti sektor perbankan dengan Rp33,85 triliun. Kontributor signifikan lainnya termasuk industri pulp dan kertas (Rp32,16 triliun), pertambangan (Rp24,2 triliun), dan pembiayaan non-multifinance (Rp22,04 triliun) 1
Dalam perkembangan regulasi penting, Bank Indonesia (BI) mulai menerima obligasi korporasi sebagai aset underlying untuk transaksi repo dalam operasi moneternya. Awalnya, obligasi yang diterbitkan oleh PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) akan diterima 2
Meski kinerja 2025 kuat, Pefindo memproyeksikan penerbitan obligasi korporasi akan menurun di 2026 menjadi antara Rp154 triliun hingga Rp196,86 triliun, dengan proyeksi titik tengah Rp175,77 triliun 4
Bank Dunia memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia mencapai 5% di 2026 dan 5,2% di 2027, didorong oleh peningkatan investasi dan pelonggaran moneter 5
Sektor perbankan diperkirakan akan mengalami pertumbuhan kredit yang lebih baik di 2026 setelah pertumbuhan yang melambat menjadi 7,36% year-on-year per Oktober 2025 3
Record Corporate Bond Issuance in 2025
Regulatory Change in Repo Collateral
Projected Decline in 2026 Bond Issuance