Indonesian Credit Insurance Claims Ratio Hits 85.56% as Economic Challenges Persist
Back
Back
5
Impact
6
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNeutralBullish
PublishedJan 6
Sources2 verified

Rasio Klaim Asuransi Kredit Indonesia Tembus 85,56% di Tengah Tantangan Ekonomi

Tim Editorial AnalisaHub·6 Januari 2026
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Sektor asuransi kredit Indonesia menghadapi tantangan signifikan dengan rasio klaim mencapai 85,56% per Oktober 2025, dengan klaim sebesar Rp 16,83 triliun terhadap premi Rp 19,67 triliun. Rasio tinggi ini disebabkan oleh karakteristik produk kredit dan kondisi ekonomi yang belum pulih sepenuhnya. Sebagai respons, perusahaan asuransi seperti PT Asuransi Asei Indonesia menerapkan strategi seperti penguatan proses underwriting dan penyesuaian tarif premi untuk mengelola risiko dan meningkatkan profitabilitas.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Asuransi Kredit Indonesia Menghadapi Rasio Klaim Tinggi di Tengah Tantangan Ekonomi

Meningkatnya Klaim dan Tekanan Ekonomi

Industri asuransi kredit Indonesia mengalami peningkatan signifikan dalam rasio klaim, mencapai 85,56% per Oktober 2025. Menurut data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), total pendapatan premi untuk asuransi umum dan reasuransi pada lini kredit mencapai Rp 19,67 triliun, sementara klaim yang dibayarkan sebesar Rp 16,83 triliun 1

.

Faktor Penyebab Tingginya Rasio Klaim

Ketua Umum Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI), Budi Herawan, menyatakan bahwa tingginya rasio klaim disebabkan oleh karakteristik produk asuransi kredit yang seringkali memiliki tenor menengah hingga panjang. Selain itu, kondisi ekonomi yang belum pulih sepenuhnya telah mempengaruhi kualitas kredit, ditambah tantangan historis dalam underwriting, penetapan tarif premi, dan cadangan teknis 1

.

Respons Strategis dari Perusahaan Asuransi

Sebagai respons terhadap tantangan ini, PT Asuransi Asei Indonesia telah menerapkan beberapa langkah strategis. Direktur Utama Asei, Dody Dalimunthe, menekankan penguatan proses underwriting melalui kriteria penilaian kredit yang lebih ketat, termasuk kualitas profil debitur, histori kredit, dan agunan. Selain itu, Asei melakukan penyesuaian tarif premi sesuai profil risiko dan menggunakan model aktuaria yang lebih akurat untuk menentukan tarif premi yang tepat 2

.

Implikasi bagi Industri

Rasio klaim yang tinggi dalam asuransi kredit menyoroti pentingnya manajemen risiko yang hati-hati dan penetapan harga produk di sektor ini. Ketika perusahaan asuransi terus mengadaptasi strategi mereka untuk mengelola risiko ini, industri ini kemungkinan akan melihat perkembangan lebih lanjut dalam praktik underwriting dan metodologi penilaian risiko.

Sumber

  1. [Kontan - AAUI Ungkap Penyebab Rasio Klaim Asuransi Kredit Tembus 85,56%](
  2. [Kontan - Tekan Rasio Klaim Asuransi Kredit, Asei Terapkan Sejumlah Strategi Ini](
Original Sources

Story Info

Published
1 week ago
Read Time
11 min
Sources
2 verified

Topics Covered

Credit InsuranceInsurance Claims RatioRisk Management

Key Events

1

High Credit Insurance Claims Ratio

2

Strategic Response by Insurers

Timeline from 2 verified sources