Back
1
Impact
2
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 4
Sources1 verified

Ikatan Dokter Indonesia Kritik 'Silent Regulation' BPJS Kesehatan

Tim Editorial AnalisaHub·4 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengkritik pembatasan tak terdokumentasi oleh BPJS Kesehatan terhadap layanan kesehatan, yang memengaruhi perawatan seperti operasi katarak dan kemoterapi. Ketua IDI Slamet Budiarto mengecam 'regulasi diam-diam' ini sebagai merugikan pasien dan dokter, menyebut antrian panjang dan akses terbatas ke perawatan spesialis. Masalah ini telah disampaikan kepada Presiden Prabowo Subianto dan DPR, namun belum terselesaikan.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Ikatan Dokter Indonesia Kritik Pembatasan Layanan Kesehatan Tak Terdokumentasi oleh BPJS

'Regulasi Diam-Diam' Menghambat Pelayanan Medis Penting

Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengkritik keras implementasi pembatasan tak terdokumentasi oleh BPJS Kesehatan terhadap berbagai layanan kesehatan melalui apa yang mereka sebut 'silent regulation'. Ketua IDI Slamet Budiarto menyoroti bahwa pembatasan tak tertulis ini memengaruhi prosedur medis penting termasuk operasi katarak, rehabilitasi medis, dan layanan berisiko tinggi seperti kateterisasi jantung dan kemoterapi.

Dampak pada Perawatan Pasien dan Praktik Medis

Pembatasan ini, meskipun disajikan sebagai langkah efisiensi, telah mengakibatkan tantangan operasional signifikan bagi penyedia layanan kesehatan. Misalnya, beberapa rumah sakit dibatasi hanya melakukan 10 operasi katarak per bulan, menyebabkan antrian hingga tahun depan. Situasi semakin rumit dengan pembatasan rujukan ke perawatan spesialis, membuat pasien dan dokter berada dalam posisi sulit.

Keprihatinan Profesional dan Interaksi dengan Pemerintah

IDI telah secara formal menulis kepada Presiden Prabowo Subianto dan DPR mengenai masalah ini, namun melaporkan belum ada respons positif. Organisasi ini sangat prihatin tentang potensi bahaya bagi keselamatan pasien dan dilema etis yang dihadapi profesional medis. Para profesional kesehatan lainnya, termasuk perawat dan apoteker, juga mengungkapkan masalah terkait beban kerja, pengembangan karir, dan ketersediaan obat dalam sistem JKN.

Keprihatinan Lebih Luas dari Profesi Kesehatan

Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) melaporkan beban kerja perawat yang tinggi dan kesempatan terbatas untuk pengembangan profesional, sementara Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) menyoroti masalah ketersediaan dan harga obat. Ikatan Bidan Indonesia (IBI) meminta penyesuaian tarif Rp800.000 untuk layanan persalinan, mengingat kebutuhan akan perhitungan biaya yang lebih realistis.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
11 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Healthcare RegulationBPJS KesehatanHealthcare Access

Key Events

1

Healthcare Policy Criticism

2

BPJS Restriction Controversy

Timeline from 1 verified sources