Indonesian Education Minister Nadiem Makarim Allegedly Gained Rp809 Billion in Chromebook Procurement Corruption Case
Back
Back
6
Impact
7
Urgency
Sentiment Analysis
BearishNegativeBullish
PublishedDec 17
Sources1 verified

Mendikbudristek Nadiem Makarim Diduga Kantongi Rp809 Miliar di Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook

Tim Editorial AnalisaHub·17 Desember 2025
Executive Summary
01

Executive Summary

Key insights and market outlook

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim diduga terlibat dalam kasus korupsi pengadaan Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) selama masa jabatannya dengan keuntungan pribadi sebesar Rp809,6 miliar. Kasus ini melibatkan 25 orang dan perusahaan yang dituding memperkaya diri melalui proses pengadaan senilai Rp2,1 triliun. Dakwaan tersebut juga menyeret pejabat tinggi dan perusahaan teknologi besar seperti ASUS, Lenovo, dan HP.

Full Analysis
02

Deep Dive Analysis

Menteri Pendidikan Indonesia Terseret Kasus Korupsi Pengadaan Chromebook Besar-Besaran

Tuduhan Korupsi dan Keuntungan Pribadi

Mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) Nadiem Makarim menghadapi tuduhan serius terkait korupsi pengadaan Chromebook dan sistem Chrome Device Management (CDM) selama masa jabatannya. Dakwaan yang disampaikan di pengadilan mengungkapkan bahwa Makarim diduga memperoleh Rp809,6 miliar dari proses pengadaan kontroversial tersebut. Kasus ini melibatkan total 25 orang dan perusahaan yang dituding memperkaya diri melalui proses pengadaan senilai Rp2,1 triliun.

Rincian Skandal Pengadaan

Proses pengadaan Chromebook dan sistem CDM dilakukan selama tahun 2020-2022 melalui berbagai saluran termasuk e-Katalog dan Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah). Jaksa penuntut menyatakan bahwa pengadaan dilakukan tanpa evaluasi harga yang tepat dan tidak didukung oleh harga referensi. Korupsi yang diduga terjadi mengakibatkan kerugian negara sebesar Rp2,1 triliun, yang terdiri dari Rp1,56 triliun dari markup harga Chromebook dan Rp621,38 miliar dari pengadaan CDM yang dinilai tidak diperlukan.

Tokoh dan Perusahaan Kunci yang Terlibat

  1. Nadiem Anwar Makarim - Rp809,6 miliar
  2. Mulyatsyah - SGD120.000 dan USD150.000
  3. Harnowo Susanto - Rp300 juta
  4. Berbagai pejabat lainnya dan perusahaan teknologi besar:
    • PT Asus Technology Indonesia
    • PT Lenovo Indonesia
    • PT Hewlett-Packard Indonesia
    • PT Acer Indonesia
    • PT Dell Indonesia

Proses Hukum dan Implikasi

Kasus ini sedang diadili di Pengadilan Tipikor Jakarta, dengan beberapa terdakwa telah dibawa ke pengadilan. Jaksa penuntut telah menyajikan bukti rinci tentang dugaan korupsi, termasuk transaksi keuangan dan catatan komunikasi. Kasus ini memiliki implikasi signifikan bagi sektor pendidikan Indonesia dan praktik pengadaan teknologi.

Original Sources
03

Source References

Click any source to view the original article in a new tab

Story Info

Published
1 month ago
Read Time
10 min
Sources
1 verified

Topics Covered

Korupsi Pengadaan ChromebookKasus Korupsi PendidikanPengadaan Teknologi Pendidikan

Key Events

1

Korupsi Pengadaan Chromebook Rp2,1 Triliun

2

Pengadaan Teknologi Pendidikan Bermasalah

Timeline from 1 verified sources