Key insights and market outlook
Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) meminta agar mekanisme subsidi motor listrik saat ini dikaji ulang karena belum efektif mencapai tujuannya. Sekretaris Jenderal Aismoli, Hanggoro Ananta, menekankan bahwa insentif fiskal perlu dievaluasi kembali untuk memastikan bahwa subsidi tersebut tepat sasaran dan memberikan dampak signifikan bagi pengembangan ekosistem kendaraan listrik nasional.
Asosiasi Industri Sepeda Motor Listrik Indonesia (Aismoli) mengungkapkan keprihatinan bahwa mekanisme subsidi motor listrik saat ini belum efektif mencapai tujuannya. Menurut Hanggoro Ananta, Sekretaris Jenderal Aismoli, insentif fiskal yang diberikan pemerintah perlu dikaji ulang untuk memastikan bahwa subsidi tersebut tepat sasaran dan berdampak signifikan bagi ekosistem kendaraan listrik nasional.
Hanggoro Ananta menyatakan bahwa selama tahun 2023-2024, penyaluran subsidi masih belum tepat sasaran. Aismoli meyakini bahwa diperlukan pengkajian menyeluruh untuk mengidentifikasi kekurangan dalam sistem saat ini dan melakukan penyesuaian yang diperlukan. Tujuan utamanya adalah menciptakan mekanisme dukungan yang lebih efektif yang benar-benar bermanfaat bagi penerima sasaran dan merangsang pertumbuhan industri kendaraan listrik di Indonesia.
Seruan Aismoli untuk mengkaji ulang mekanisme subsidi menyoroti perlunya pendekatan yang lebih nuansa dalam mendukung sektor kendaraan listrik. Dengan menyempurnakan insentif fiskal dan memastikannya lebih tepat sasaran, pemerintah dapat lebih efektif mempromosikan adopsi motor listrik dan berkontribusi pada pengembangan ekosistem transportasi berkelanjutan di Indonesia.
Subsidy Mechanism Review Call
Electric Vehicle Incentive Re-evaluation