Key insights and market outlook
Beberapa perusahaan keuangan Indonesia, termasuk Bank Central Asia (BBCA), BFI Finance (BFIN), dan BTPN Syariah (BTPS), telah mengumumkan pembagian dividen interim kepada pemegang saham. Dividen ini mencerminkan kinerja keuangan yang kuat, dengan BFIN melaporkan laba bersih Rp1,17 triliun pada kuartal III/2025, tumbuh 4,7% tahun ke tahun. Pembayaran dividen dijadwalkan pada Desember 2025 dengan berbagai tanggal pencatatan dan pembayaran yang ditetapkan oleh masing-masing perusahaan.
Beberapa perusahaan keuangan besar Indonesia telah mengumumkan pembagian dividen interim kepada pemegang saham, mencerminkan kinerja keuangan yang kuat pada tahun 2025. Perusahaan-perusahaan tersebut termasuk Bank Central Asia (BBCA), BFI Finance (BFIN), dan BTPN Syariah (BTPS).
BFI Finance telah mengumumkan dividen interim sebesar Rp35 per saham untuk tahun buku 2025. Dividen akan dibayarkan pada 18 Desember 2025 kepada pemegang saham yang tercatat dalam daftar pemegang saham perusahaan pada 12 Desember 2025. Kinerja keuangan BFIN sangat kuat, dengan laba bersih mencapai Rp1,17 triliun dalam sembilan bulan pertama tahun 2025, mewakili pertumbuhan 4,7% tahun ke tahun. Return on Assets (ROA) perusahaan mencapai 7,7%, dan Return on Equity (ROE) sebesar 14,7%. Pembiayaan baru yang diberikan BFIN dari Januari hingga September 2025 mencapai Rp16,4 triliun, tumbuh 15,2% tahun ke tahun.
Bank Central Asia (BBCA) juga mengumumkan dividen interim untuk tahun 2025 sebesar Rp55 per saham, total Rp6,77 triliun. Dividen akan dibagikan pada 22 Desember 2025 kepada pemegang saham yang tercatat pada 4 Desember 2025. Keputusan BCA untuk membagikan dividen interim konsisten dengan praktik historisnya, seperti yang dicatat oleh Direktur Keuangan BCA, Vera Eve Lim. Bank ini telah mempertahankan rasio pembayaran dividen sekitar 68%, yang dianggap tinggi untuk industri perbankan.
BTPN Syariah (BTPS) mengumumkan dividen interim sebesar Rp39,5 per saham untuk tahun 2025. Tanggal pencatatan dividen adalah 1 Desember 2025, dengan pembayaran dijadwalkan pada 18 Desember 2025. Pembagian dividen mengikuti kinerja keuangan yang kuat dalam sembilan bulan pertama tahun 2025.
Pengumuman dividen interim oleh perusahaan keuangan besar ini kemungkinan akan berdampak positif pada sentimen investor. Pembagian dividen mencerminkan keyakinan perusahaan terhadap kesehatan keuangan dan prospek masa depan mereka. Investor akan memantau proses pembayaran dengan cermat karena ini menunjukkan komitmen perusahaan untuk memberikan nilai kepada pemegang saham.
Interim Dividend Announcement
Strong Q3 Earnings Report
Shareholder Distribution